Terima Demo Soal TKA, Adhan Dambea Sarankan Menyurat ke Dewan untuk RDP

60DTK, Gorontalo – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi, Senin (26/7/2021).

Dalam aksi tersebut, para demonstran menyuarakan beberapa poin aspirasi, diantaranya mempertanyakan dugaan warga negara asing yang masuk ke Gorontalo, disaat penerapan PPKM mikro.

“Aksi kami ini mengenai tenaga kerja asing, yang sesuai informasi kami dapatkan ada 6 orang yang diduga tenaga kerja asing datang ke Provinsi Gorontalo di tengah diterapkannya PPKM,” ungkap Koordinator Lapangan aksi, Putu Andika, saat diwawancara.

Kemudian dugaan pungutan liar kepada tenaga kerja asing, yang datang ke Gorontalo namun tidak memiliki kelengkapan berkas.

expo

Terima Demo Soal TKA, Adhan Dambea Sarankan Menyurat ke Dewan untuk RDP
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea saat Menerima Masa Aksi yang Tergabung Aliansi AMPERA, di Depan Gedung DPRD, Senin (26/7/2021). Foto: Hendra 60DTK

“Kedua ada indikasi atau dugaan terjadinya pungutan liar terhadap perusahaan tenaga kerja asing untuk bekerja di Gorontalo, yang mungkin berkasnya tidak lengkap, mulai dari RPTKA tidak terbayar, dan saya nominal yang cukup fantastis,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea menyampaikan kepada demonstran untuk segera menyurat ke ketua dewan, untuk permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Untuk adik-adik segera menyurat ke ketua DPRD, minta untuk dilakukan RDP. Bawa bukti-bukti temuan itu di RDP, kemudian kita carikan solusi,” ungkap Adhan. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles