Terima Kasih Pak Anas, Selamat Bertugas Pak Hendriwan di Boalemo

  • Whatsapp
Penulis: Helmi Rasid, Jurnalis/Mantan Juru Bicara Bupati Boalemo

60DTK, Gorontalo – Dilantiknya Penjabat Bupati Boalemo pada Minggu (22/05 2022) di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, menjadi pertanda masa Jabatan Bupati Boalemo resmi berakhir.

Kini Jabatan Bupati Boalemo, Anas Jusuf, diganti oleh Penjabat Bupati, Hendriwan masa jabatan 2022–2024.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Dalam masa jabatan Bupati Boalemo, Anas Jusuf, banyak hal yang berhasil dilakukan. Salah satunya mampu menekan angka kemiskinan di Kabupaten Boalemo, dan menata kembali birokrasi Pemda Boalemo.

Tentunya, semua dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat Bupati Boalemo perlu diapresiasi. Tak salah, jika masyarakat Kabupaten Boalemo mengungkapkan terima kasih kepada Anas Jusuf, yang telah memimpin Boalemo dalam kurun waktu lima tahun.

Terlepas dari pro dan kontra atas kepemimpinan Anas Jusuf, selama memimpin Boalemo, beliau mampu menghadapi karakteristik masyarakat dengan tangan dinginnya. Berharap hal demikian pun bisa dilakukan Penjabat Bupati Boalemo, Hendriawan.

Apalagi kehadiran Hendriawan sebagai Penjabat Bupati Boalemo nenuai protes dari sebagian masyarakat Boalemo. Sebab, dari tiga nama yang diusulkan Pemerintah Provinsi Gorontalo, tak ada satu pun yang dipilih Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Hal ini pun membuat sebagian masyarakat Boalemo kecewa terhadap Pemerintah Pusat. Dengan begitu, Hendriawan perlu bekerja keras untuk mengambil hati masyarakat Boalemo, dan meyakinkan masyarakat bahwa dirinya semata-mata bekerja demi kemakmuran Boalemo.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan Penjabat Bupati Boalemo, agar stabilitas keamanan daerah tetap terjaga, di antaranya perlu dilakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di Kabupaten Boalemo.

Sangat perlu juga membuka ruang dialog terbuka dengan organisasi intra dan ekstra kampus, serta organisasi kemasyarakatan, bagian dari awal menjalin hubungan silaturahmi agar terbangun hubungan kekeluargaan.

Sebab, komunikasi dan keterbukaan merupakan salah satu cara untuk meredam masyarakat yang pro dan kontra atas kehadiran Penjabat Bupati Boalemo yang dipilih Pemerintah Pusat di luar tiga nama yang diusulkan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Jika komunikasi ini tidak segera dibangun, khawatirnya Penjabat Bupati Boalemo akan disibukkan dengan menghadapi “gelombang” protes dari masyarakat, yang menyebabkan program pemerintahan tidak berjalan normal.

Di awal hari perdana masuk kerja, diharapkan Penjabat Bupati Boalemo bisa betah dan bertahan menghadapi tipikal dan karakter masyarakat Boalemo. Di akhir tulisan, kami mengucapkan selamat bertugas Pak Penjabat Bupati Boalemo, Hendriawan.

 

Penulis: Helmi Rasid, Jurnalis/Mantan Juru Bicara Bupati Boalemo

Pos terkait