Tertinggi se Indonesia, Kemendagri Apresiasi Realisasi Belanja APBD Gorontalo

60DTK-Gorontalo: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi realisasi belanja APBD 2019 Provinsi Gorontalo. Apresiasi itu diberikan, karena Provinsi Gorontalo mampu melampaui beberapa provinsi di Pulau Jawa.

BACA JUGA: Kemendagri Terbitkan Pedoman Penyusunan APBD 2020

Terhitung sejak 12 November 2019, Provinsi Gorontalo mencapai angka tertinggi se Indonesia dengan angka 77%. Sementara daerah di Pulau Jawa seperti DI Yogyakarta mencapai angka 72,9%, Jawa Tengah 68,9%, Lampung 67,4% dan Kepulauan Bangka Belitung mencapai angka 65,8%.

BACA JUGA: Gorontalo Jadi Provinsi Pertama Serahkan Ranperda APBD 2020 Ke Kemendagri

Pencapaian di atas, terungkap pada saat rapat evaluasi penyerapan APBD 2019 Provinsi Gorontalo yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Darda Daraba.

“Alhamdulillah kinerja kita mendapatkan apresiasi dari Kemendagri. Ini pencapaian yang luar biasa, dan kita berada di atas D.I. Yogyakarta. Kita semua tahu bahwa Yogyakarta setiap tahun selalu di atas rata-rata”, ungkap Darda di ruang Dulohupa Kantor Gubernur, Jumat (15/11/2019).

BACA JUGA: Gorontalo Jadi Contoh Daerah Lain Untuk Ranperda APBD

Meski demikian, Darda mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Provinsi Gorontalo untuk tidak terlena dengan capaian tersebut. Mengingat, perbedaan angka tidak terlalu jauh dengan Provinsi DI Yogyakarta.

BACA JUGA: Naik Rp. 1.14 M, Perubahan APBD Provinsi Gorontalo Jatuh Putusan

Hasil evaluasi realisasi APBD bulan Oktober kemarin, masih ada empat OPD yang realisasinya baik fisik maupun keuangan masih di bawah target. Empat OPD itu yakni Dinas Pangan, Biro Hukum, DLHK, dan Biro Pemerintahan dan Kesra. (adv)


Penulis: Kasim Amir
Sumber: 
https://humas.gorontaloprov.go.id

Comments are closed.