5 Pelajaran Berharga dari Jack Ma, Untuk Anak Muda.

60DTK – Gaya Hidup : Siapa yang tak kenal Jack Ma, salah satu orang terkaya di dunia saat ini. Berangkat dari kisah hidup yang mengharukan hingga menjadi sukses atas pengalamannya.

Beberapa wejangannya pun harus di pahami dan di jadikan pemicu untuk semangat bagi anak muda ke depan, dan sukses dalam usaha yang akan di jalani. Inilah beberapa pelajaran yang berharga bagi anak muda :

  1. Berpikir Yang Jauh

“Saya berhasil hari ini bukan karena saya melakukan hal yang baik hari ini. Saya punya cita-cita 15 Tahun yang lalu”.

  1. Jangan Jadikan Keluhan menjadi Kebiasaan

“Jika Kamu mengeluh atau mengomel sekali-kali, itu tidak apa-apa. Tetapi jika menjadi kebiasaan. Hal ini akan seperti minum, ketika kamu minum lebih banyak, semakin kuat juga hausnya”.

  1. Politik dan Uang

“Seseorang harus selalu mengerti bahwa uang dan politik tidak akan pernah bisa berjalan bersama”. Ketika kamu terlibat dalam politik, jangan pernah berpikir tentang uang lagi. Ketika kamu terjun dalam dunia bisnis, jangan pernah berpikir untuk terlibat dalam politik.

Ketika uang bertemu dengan politik, hal ini akan mirip dengan bahan peledak yang akan meledak beberapa saat lagi.

  1. Memulai Usahamu Sendiri

“memulai usahamu sendiri artinya, kamu akan kehilangan pemasukanmu yang stabil, hakmu untuk mengambil cuti dari pekerjaan, dan hakmu untuk mendapat bonus”.

Tetapi hal ini, juga berarti bahwa pemasukanmu tidak ada batasnya, kamu akan menggunakan waktumu dengan lebih efektif, dan kamu tidak akan mengemas kebaikan dari orang lain lagi.

Jika kamu mempunyai mindset yang berbeda, kamu akan akan mempunyai hasil yang berbeda. Jika kamu membuat keputusan yang berbeda dari teman-temanmu, maka hidupmu tidak akan sama dengan teman-temanmu.

  1. Nasihat untuk Anak-anak Muda

– Menyerah adalah kegagalan yang terbesar

– ketika kamu telah melalui kesusahan, kesedihan, dan kekecewaan, barulah kamu akan mengerti arti dari ulet dan tabah.

– kewajibanmu adalah untuk menjadi lebih rajin, kerja keras, dan ambisius dari pada yang lain.

– orang bodoh menggunakan mulutnya untuk berbicara, orang cerdas menggunakan otaknya, dan orang yang bijaksana menggunakan haknya. (zm).