Asih : Cerita Horor dan Mitos Di Indonesia

60DTK – Review: Asih merupakan film besutan sutradara Awi Suryadi, dengan pemeran di dalamnya Shareefa Daanish Sebagai Kasih (Asih), Citra Kirana (Puspita), Darius Sinathrya (Andi), Alex Ahbad (Abah), Djaenar Maesa Ayu (Bu Sekar), Marini Soerjosoemarno (Ibu Andi).

Sinopsis FIlm

Film Asih sendiri merupakan sosok hantu yang ada di Film Danur : I Can See A Ghost. Film yang diangkat dari Novel Karya Risa Saraswati tersebut, berhasil menyedot perhatian kalangan pecinta Film Horor di tanah air.

Sosok Asih adalah sosok hantu yang mengerikan, yang tampil di Film Danur sebelumnya. Cerita Asih sendiri merupakan sosok wanita yang riang dan ceria, tapi ia mulai berubah ketika ia di hamili oleh seorang pria dan di tinggalkan begitu saja tanpa ada pertanggung jawaban dari laki-laki tersebut.

Kabar ini sontak mengangetkan keluarga Asih dan warga di kampungnya, mendengar Asih telah mengandung orang tua Asih memarahinya, dan menjadi buah bibir bagi warga desa.

Kisah Pilu asih tak berhenti, setelah ia melahirkan dan kembali ke rumah Orang Tuanya. Ia Mendapat penolakan dari ayahnya, dan serempak warga desa mengusir serta melempari Asih dengan Batu untuk keluar dari desa mereka.Kegelisahan Asih tak terbendung, puncaknya ia membunuh bayinya sendiri dan setelah itu ia mengakhiri hidupnya yang malang itu.

Cerita Horor

Sosok Hantu Asih tersebut sudah di ceritakan dalam Novel Risa Saraswati pada 37 tahun yang lalu, sebelum kehadiran Danur. Film ini mengangkat bagaimana Sosok Asih yang begitu menyeramkan, dan Asih sendiri sudah di tampilkan pada Danur tahun 2017 kemarin.

Cerita Asih sendiri menggunakan latar tahun 1980, ini bisa di saksikan pada beberapa Scene dan properti yang di gunakan dalam Film tersebut. Cerita horor yang di bangun pun sangat beragam, dan bisa jadi menyeramkan bagi penonton yang baru pertama kali menonton Film yang bernuansa horor tersebut.

Cerita Horor lainnya hadir di beberapa Scene seperti Ibunda Andi, atau mertua dari Citra Kirana (Puspita) sedang melaksanakan shalat tiba-tiba di kagetkan dengan sosok Setan jelmaan Asih dari Sampingnya, pemutaran lagu lawas melalui Radio, suara-suara hentakan kaki,dan senandung yang selalu di suarakan oleh Asih.

Sumber : MD Pictures.

Suasana Horor dalam film Asih ini menjadi semakin seram, dengan Properti seperti Rumah, perabotan,sumur dengan  latar ala tahun 80-an beserta pemakaian Tone di beberapa Scene pun sangat mendukung cerita Horor dalam Film ini.

Mitos

Berbeda dengan beberapa Film Horor lainnya, Asih adalah Film yang masih kuat memakai Mitos dalam memancing unsur Horor dan adegan menyeramkan. Mengapa tidak ? beberapa unsur Mitos di angkat dalam Film ini, pasalnya cerita Asih merupakan Cerita yang berlatar pada tahun 1980. Unsur-unsur Mitos pun sangat di perlukan dalam menambah Value pada setiap isi cerita.

Awi Suryadi selaku sutradara sangat jeli dan dengan mudahnya menangkap unsur Mitos menjadi warna tersendiri dali Film Asih. Dalam Tahun 1980, pada saat itu orang-orang memang masih sangat menganut dan memegang utuh Mitos dan sampai saat ini. Pemikiran dalam dunia mistis pun masih sangat di percayai dahulu.

Di beberapa Scene seperti Darius Sinathrya (Andi) yang lupa menguburkan Ari-ari (Plasenta,Tembuni) setelah Citra Kirana (Puspita) melahirkan anak mereka Amelia. Orang terdahulu percaya, Mitos tak Sesegara Mungkin menguburkan ari-ari akan terkena sial, atau hal-hal yang tidak baik akan terjadi pada keberlangsungan  anak mereka nanti.

Mitos lainnya di munculkan pada saat Amelia hilang di ambil oleh Asih, dan Andi beserta Abah (orang Pintar) menuju pohon besar untuk mencari dan memohon kepada penunggu Pohon tersebut untuk segera mengembalikan Amelia.

Di sisi lain, adalah Mitos Sisir yang merupakan milik atau barang orang telah mati tapi kita masih memegangnya dan menyimpannya. Melalui alat mereka yang kita ambil, mahluk astral tersebut akan terus mengikuti.

Namun dalam Film Asih tersebut, beberapa alur cerita bisa di tebak alurnya. Tapi di sisi lain ada beberapa alur juga yang bisa membuat penonton kaget dan tak bisa menebak.

Film besutan Awi Suryadi ini, bisa di nonton mulai 11 Oktober 2018 di seluruh Bioskop Indonesia. (zm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles