Bank SulutGo Luncurkan KUR BOHUSAMI di Bone Bolango

  • Whatsapp
Bank SulutGo Luncurkan KUR BOHUSAMI di Bone Bolango
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer saat memberikan sambutan pada Peluncuran KUR BOHUSAMI yang berlangsung di Auditorium Bone Bolango, Selasa (12/7/2022). Foto: Salman.

60DTK.COM – Bank SulutGo meluncurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BOHUSAMI, Batibo, Bakobong, Basoma dan Baternak di Kabupaten Bone Bolango.

Peluncuran ini berlangsung di di Auditorium Bone Bolango, Selasa (12/7/2022). Turut hadir pada kesempatan itu Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer.

Bacaan Lainnya

BSG nantinya akan memberikan pelayanan yakni Fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan Kluster KUR.

KUR BOHUSAMI merupakan produk bersama antara Bank SulutGo dengan OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, sebagai komitmen dalam memberdayakan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut maupun Gorontalo.

Penamaan program tabungan ini pun berasal dari empat etnis besar kedua provinsi tersebut, yakni Bolaang Mongondow, Hulonthalo, Sangihe, dan Minahasa.

Dalam arahannya Hamka mengatakan, model KUR BOHUSAMI ini agak berbeda dengan fasilitas kredit lainnya.

Hamka menilai, KUR ini tidak hanya sekedar memberikan fasilitas kredit, akan tetapi juga memberikan pengawasan dan pembinaan oleh OPD teknis terkait untuk keberlanjutan dan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lebih khusus bagi pelaku UMKM itu sendiri.

“Terima kasih kepada BSG bersama Pemerintah Kabupaten Bone Bolango serta Otoritas Jasa Keuangan yang sudah menginisiasai untuk meningkatkan perokonomian daerah melalui Tim TPKAD khususnya di Kabupaten Bone Bolango. Nantinya melalui BSG akan memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat,” ujar Hamka.

Ia berharap, peluncuran ini menjadi salah satu upaya untuk mempercepat pelaksanaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat.

Keberpihakan perbankan kepada UMKM diharapkan bisa mendorong akselerasi pemulihan ekonomi di Provinsi Gorontalo, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya harap, melalui kegiatan ini informasi terkait akses permodalan bagi UMKM Petani dan Peternak serta para pelaku usaha lainnya dapat terbuka lebih luas, sehingga mampu meningkatkan permodalan dan pengembangan usaha, yang nantinya akan mampu mendongkrak perekonomian daerah,” imbuh Hamka. (ksm/rls)

Pos terkait