Bonebol Upayakan Peningkatan Mutu, Kualitas Dan Pelayanan Puskesmas

  • Whatsapp
Sekda Ishak Ntoma didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bonebol dr. Meyrin Kadir saat berpose dengan Tim Surveior Komisi Akreditasi FKTP Kemenkes RI, pada pertemuan H-1 survei akreditasi Puskesmas Suwawa Tengah dan Puskesmas Bone Pantai, di RM. Mawar Sharon Kota Gorontalo, Rabu (21/11) malam. (F.AKP)

60DTK – Bonebol : Sekretaris Daerah Kabupaten Bonebol Ishak Ntoma berpendapat, Akreditas merupakan salah satu proses untuk meningkatkan mutu dan kualitas dari pelayanan maupun menajemen Puskesmas yang dilaksanakan. Akreditas Puskesmas itu sangat penting.

Apalagi dengan makin tingginya dinamika dan tuntunan masyarakat untuk meminta pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Saat melakukan pertemuan H-1 survei akreditas  Puskesmas Suwawa Tengah dan Puskesmas Bone Pantai, di RM. Mawar Sharon Kota Gorontalo, Rabu (21/11/2018) berharap, penilaian dan pemotretan akreditas oleh Tim Surveior Komisi Akreditas FKTP Kemenkes RI di dua Puskesmas itu bisa berjalan lancer, sukses, aman, dan hasilnya juga bisa memuaskan.

Ia juga menjelaskan, akreditas sebagai alat ukur baik atau tidaknya pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas. Kalua kita berbicara pelayanan yang baik atau tidak, harus jelas alat ukurnya melalui akreditas.

“Olehnya itu, aparat kesehatan, khususnya yang ada di Puskesmas dituntut untuk bagaimana bisa melakukan pelayanan di bidang kesehatan itu secara professional,” jelasnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Bonebol dr. Meyrin Kadir lebih dalam menjelaskan, Puskesmas akan diberikan akreditas berdasarkan tingkatannya. Dimana terdapat empat tingkatan, yakni dasar, madya, utama dan paripurna. Di Bonebol sendiri, ungkap Meyrin, belum ada puskesmas dengan akreditas tingkat paripurna.

“Dari 20 Peskemas yang tersebar di 18 kecamatan, 10 diantaranya sudah terakreditasi. Paling tinggi masih akreditasi utama, yakni Puskesmas Toto Utara di Kecamatan Tilongkabila, kemudia lima Puskesmas dengan akreditasi tingkat madya, dan empat Puskesmas dengan akreditas dasar,” terang Meyrin

Ditambahkan juga saat ini, masih ada 10 Puskesmas yang belum memiliki akreditas, enam diantaranya sedang dan akan diakreditas tahun 2018 ini.

“Rencananya sisa empat Puskesmas lainnya, kita usulkan tahun depan untuk diakreditasi,” tambahnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan