BPOM Gorontalo Masuk Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19

60DTK, Gorontalo – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), memasukkan BPOM Provinsi Gorontalo dalam top 21 inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19. Prestasi tersebut diraih karena inovasi BPOM Gorontalo yang memanfaatkan minuman keras jenis cap tikus sebagai bahan baku pembuatan penyanitasi tangan (hand sanitizer).

Inovasi BPOM Gorontalo ini berhasil menyisihkan 141 inovasi dalam kluster kementerian/lembaga, dari total 1.204 inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19 yang memenuhi kriteria penilaian.

Pengumuman peraih penghargaan tersebut pun telah diumumkan via siaran langsung (live streaming) di kanal youtube Kemenpan RB, Rabu (26/08/2020). Rencananya, penyerahan hadiah akan diserahkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Baca juga: Realisasi APBD Provinsi Gorontalo Terbaik 6 Skala Nasional

Seperti diketahui, selama pandemi Covid-19 ini, BPOM Gorontalo telah melakukan kerja sama dengan instansi lintas sektor, baik pemerintah maupun swasta, dalam penyediaan bahan baku pembuatan penyanitasi tangan.

BPOM di Gorontalo telah mendestilasi alkohol dengan kadar 70% sebanyak 250 liter, dari 1.000 liter minuman keras cap tikus. Dari alkohol ini telah dihasilkan sebanyak kurang lebih 300 liter penyanitasi tangan.

Adapun penyanitasi tangan tersebut juga sudah dibagikan kepada masyarakat dan instansi yang sangat membutuhkan, seperti rumah sakit, Puskesmas, klinik, serta instansi yang melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Kembali Salurkan Bantuan Pangan Program PDRP

Diketahui, pembagian penyanitasi tangan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh BPOM Gorontalo kepada masyarakat. Inovasi ini membantu mengatasi kelangkaan penyanitasi tangan, terutama di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, dan instansi pemerintah, sejak pandemi Covid-19. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga