Covid-19 Gorontalo: Bertambah 5 Pasien, 2 Diantaranya Meninggal Dunia

60DTK, Gorontalo – Selama masa Transisi pasca PSBB, pasien Covid-19 di Gorontalo masih mengalami penambahan.  Hari ini, sebanyak 5 orang terkonfirmasi positif. Bahkan diantaranya, 2 dinyatakan meninggal Dunia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Gorontalo, Triyanto Bialangi saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan terkini kasus Covid-19, di Sekretariat Gugus Tugas, Selasa (7/07/2020).

“Kami menerima hasil spesimen sejumlah 12, dimana hasil spesimen ini berasal dari Prodia 5 spesimen, dan dari Tes Cepat Molokuler (TC) RSAS 7 spesimen, dari total 12 spesimen ini ada 7 spesimen negatif, dan yang positif ada 5 spesimen,” ungkap Triyanto.

Baca Juga: Tercacat Sebagai Pasien Baru Covid-19 Di Gorontalo, 2 Wanita Ini Meninggal Dunia

Ia menjelaskan pasien yang positif ini yakni, Pasien 272 nama MSK perempuan 34 Tahun, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Pasien ini melakukan skrining mandiri di Prodia, dan hasil swab d lab yang sama hasilnya positif.

Pasien 273 nama SRA perempuan 62 Tahun, Kelurahan Lekobalo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Pasien ini sudah masuk RSAS pada tanggal 6 Juli, dengan keluhan sesak nafas. Hasil TCM RSAS positif. Pasien ini sudah meninggal Dunia pada tanggal 7 Juli 2020.

Pasien 274 nama RLD perempuan 58 Tahun, Kelurahan Bugi, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Pasien ini sudah masuk rumah sakit sejak tanggal 1 Juli. Dilakukan Rapid Test Reaktif, diambil Swab TCM di RSAS hasilnya positif. Pasien ini juga sudah dinyatakan meninggal Dunia pada tanggal 7 Juli 2020.

Baca Juga: Update Covid-19 Gorontalo[4/7/2020]: Pasien Bertambah 8, Sembuh 1 Orang

Pasien 275 nama ZDA laki-laki 47 tahun, Kelurahan Wongkaditi Timur, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Pasien ini masuk RSAS pada tanggal 1 Juli, dengan keluhan sesak nafas, mual.

Pasien 276 nama FDM perempuan 35 Tahun, Desa Hudu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Pasien ini juga sudah masuk RSAS pada tanggal 4 Juli, dengan keluhan batuk dan sesak nafas.

“Total pasien yang terkonfirmasi sampai dengan hari ini yang ada di provinsi Gorontalo sejumlah 276 orang, meninggal 15 orang, yang sembuh 227 orang, dan dalam perawatan 34 orang,” tutupnya. (adv)

 

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles