Dinkes Kota Gorontalo Gencar Mengawasi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

  • Whatsapp
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Muhamad Kasim Saat Mengikuti Dialog Interaktif RRI Tentang Perkembangan Kasus Virus Corona, Senin (23/11/2020). Ia Mengatakan Saat ini Pihaknya Gencar Melakukan Pengawasan Kepada pasien Covid-19 yang Melakukan Isolasi Mandiri. (Foto: Hendra 60DTK)

60DTK, Kota Gorontalo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Gorontalo gencar melakukan pengawasan terhadap pasien Covid-19 yang dikarantina mandiri di rumah. Hal ini dilakukan guna menjaga mereka yang sementara dalam masa penyembuhan melakukan kontak dengan warga lainnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Muhamad Kasim mengungkapkan, ini adalah langkah guna menjaga lonjakan kasus Covid-19. Dan ini terbukti jumlah pasien semakin hari semakin sedikit.

“Untuk pengawasan isolasi mandiri itu kita tugaskan teman-teman tenaga kesehatan di Puskesmas. Jadi setiap puskes punya wilayah masing-masing mereka kita tugaskan untuk memantau, termasuk pelayanan apabila ada hal-hal emergensi lainnya,” jelas Muhamad Kasim pada dialog interaktif di RRI Gorontalo, Senin (23/11/2020).

Baca Juga: Genjot Pertanian Di Masa Pandemi, Pemkot Gorontalo Berikan Bantuan Kepada Petani

“Sehingga mereka terpantau terus, dan kondisinya tetap terjaga untuk mempertahankan supaya jangan sampai terjadi kasus kematian, misalnya harus dirujuk ke Rumah Sakit. Dan itu terbukti angka rujukan ke rumah sakit sangat rendah sekali,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya melakukan pembatasan terhadap mereka yang melakukan isolasi, jangan sampai mereka melakukan kontak dengan masyarakat. Kata dia, pihaknya juga memberikan edukasi agar tidak membahayakan pasien bersama keluarganya.

Baca Juga: Pemkot Gorontalo Beri Perhatian Kepada Pelaku Ekraf Lewat Pagelaran Karya Seni

Sehingga ini dapat membantu mengurangi beban kerja dari pihak rumah sakit rujukan dalam merawat pasien Covid-19, apalagi mereka terkonfirmasi status Orang Tanpa Gejala (OTG)

“Otomatis Kapasitas dan kemampuan rumah sakit sudah sangat cukup sekali, bahkan sekarang sudah berlebih, karena penggunaannya sekarang sudah sangat turun, baik dari penggunaan ruangan dan peralatan dan obat-obatan habis pakai,” imbuhnya.

 

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait