Distanak Bone Bolango Periksa Daging di Pasar Tradisional

  • Whatsapp
Distanak Bone Bolango Pemeriksa Daging di Pasar Tradisional
Petugas Distanak Bone Bolango Melakukan Pemeriksaan Daging di Sejumlah Pasar Tradisional di Bone Bolango. (Foto: Kominfo Bonebol)

60DTK, Bone Bolango – Sambut Bulan Suci Ramadhan, Dinas Pertanian dan Peternakan  Bone Bolango (Distanak Bonebol) lakukan pemeriksaan ke sejumlah daging yang dijual di pasar-pasar tradisional melalui Bidang kesehatan hewan untuk memastikan kelayakan masa konsumsi daging, Kamis (08/04/2021).

Kegiatan ini merupakan langkah awal menghindari kecurangan dalam jual beli daging yang tidak layak konsumsi.

“Kegiatan ini kita laksanakan menjelang bulan suci Ramadhan hingga menjelang hari raya idul fitri nanti, selain itu kegiatan ini dilakukan agar masyarakat tetap merasa aman mengingat daging merupakan kebutuhan yang banyak diminati di bulan puasa” Kata Kabid Keswan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango, Alwin Karim.

Distanak Bone Bolango Pemeriksa Daging di Pasar Tradisional
Petugas Distanak Bone Bolango Melakukan Pemeriksaan Daging di Sejumlah Pasar Tradisional di Bone Bolango. (Foto: Kominfo Bonebol)

Senada dengan hal ini, Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Abdul Malik Polihito menjelaskan selain memiliki kadar protein yang baik untuk tubuh manusia daging sapi juga memiliki cita rasa yang begitu nikmat jika dipadukan dengan rempah-rempah pilihan.

Baca Juga: Dinkes Bone Bolango Pastikan Vaksinasi Tetap Jalan Meski Bulan Puasa

Kepada masyarakat perlu diketahui tentang ciri utama daging segar antara lain, daging berwarna merah dan segar, tidak pucat dan bersih pada permukaan dagingnya. Aroma daging yang berkualitas memiliki aroma khas daging yang segar, tekstur daging sapi yang masih segar mempunyai tekstur yang kenyal dan empuk bila daging tersebut ditekan maka akan kembali pada posisi semula..

“Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini daging yang berada di pasar tradisional Talumopatu, Tapa, dipastikan aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (adv)

 

Pewarta: Desy Rahmawati

Pos terkait