DPRD Minta Bupati Bonebol Seriusi Pembebasan Lahan Jembatan Molindogupo

60DTK-Bone Bolango: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango, Zainudin Pedro Bau meminta dengan tegas agar Bupati Bone Bolango dan dinas terkait segera menindaklanjuti pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Molindogupo yang hingga kini tak kunjung selesai.

“Kita meminta kepada Bupati Bone Bolango dan dinas terkait dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat – singkatnya.untuk menidaklanjuti ini,” ujar Zainudin tegas, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Pekerjaan Jembatan Molindogupo Terancam Gagal

Hal ini Ia tegaskan sebagai reaksi atas pemberitaan baru – baru ini terkait pembangunan jembatan tersebut yang dikatakan terancam gagal dilaksanakan pada 2020. Bahkan, Kadis PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto sempat mengatakan jika pembebasan lahan tidak tuntas dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, maka anggaran pekerjaan jembatan ini akan dialihkan ke pembangunan infrastruktur lain.

“Padahal jembatan ini salah satu jembatan yang sudah lama diaspirasikan, bahkan viral pada waktu itu terkait dengan kewenangan siapa yang berhak membangun. Nah, ini dengan iktikad baik Pak Gubernur Rusli Habibie melalui Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sudah mengambil alih pembangunan jemabatan ini, tapi justru Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terkesan tidak siap dan serius dalam pembebasan lahannya,” terang Zainudin panjang lebar.

Baca juga: Letak Jembatan Molintogupo Di Bone Bolango Akan Diubah

Dengan harapan besar pembebasan lahan yang bisa diselesaikan, Ia pun meminta gubernur tidak terburu – buru mengalihkan anggaran pembangunan jembatan tersebut untuk pembangunan infrastruktur lain.

“Saya atas nama Fraksi Golkar, serta warga Suwawa Selatan dan Suwawa Timur meminta dengan hormat  kepada Pak Gubernur untuk jangan dulu terburu – buru mengalihkan angaran yang cukup besar hingga sekitar Rp36 miliar ini ke infrastruktur lain,” ujar Zainudin.

Baca juga: Hanya Empat Bulan, Nelson Genjot Perbaikan Jembatan Ombulotango

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan meminta klarifikasi dari kepala dinas terkait, tentang apa yang menjadi kendala dalam pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Molindogupo tersebut.

“Karena sungguh sangat disayangkan kalau pemangunan jembatan ini tidak jadi padahal biayanya sudah dianggarkan oleh pemerintah provinsi,” tutup Zainudin. (rls)

Comments are closed.