60DTK.COM – Kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo soal efisiensi dan Work From Home (WFH) tidak berdampak pada pengurangan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal ini terungkap saat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan konferensi pers, Rabu (01/04/2026) di rumah jabatannya.
Gusnar menjelaskan, kebijakan ini berfokus pada optimalisasi anggaran yang sifatnya operasional, bukan pada pengurangan tenaga kerja.
Menurutnya, efisiensi ini bagian dari upaya menjaga stabilitas keuangan daerah tanpa mengorbankan kesejahteraan aparatur termasuk PPPK.
“Sampai saat ini kami belum berfikir ke arah sana,” ujar Gusnar pada konferensi pers itu.
Sementara kebijakan WFH lanjut Gusnar, sebagai langkah meningkatkan fleksibilitas kerja dan efisiensi kinerja birokrasi dan bukan pengurangan tenaga PPPK.
Terakhir, Gusnar Ismail memastikan seluruh PPPK bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya baik secara daring maupun luring, dengan mengedepankan produktifitas.
Meski bekerja secara WFH, Gusnar menjamin pelayanan tetap berjalan dan terkoordinasi meskipun berlangsung secara online.
Gusnar juga menjamin hak-hak pegawai, serta menjaga keberlangsungan tenaga kerja di lingkungan pemerintah demi pelayanan optimal kepada masyarakat. (adv)






