Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bone Bolango Tolak Pembangunan GOR

60DTK-Bone Bolango: Dalam Rapat Paripurna Persetujuan 3 RANPERDA dan RAPBD 2020 di ruang sidang DPRD Bone Bolango, Fraksi Golkar menolak kelanjutan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR), Sabtu (23/11/2019).

Penolakan itu didasari dengan mempertimbangkan celah fiskal APBD yang masih minim karena banyak terkuras untuk pemenuhan Pilkada.

Baca juga: Gelanggang Olahraga Termewah Di Gorontalo Akan Dibangun Di Gorontalo Utara

“Pembangunan GOR belum mendesak dan belum menjadi skala prioritas. Kalau melihat celah fiskal APBD kita yang minim, terkurasnya di pembiayaan Pilkada tahun depan yang memakan APBD sebesar Rp35 miliar, sementara GOR Bulango ini dalam RAB dan DED, total anggaran yang dibutuhkan sampai mencapai Rp56 miliar,” terang Ketua Fraksi Golkar, Sofyan Wahidji dalam pembacaaan pandangan akhir fraksi.

Fraksi Golkar berpendapat, pembiayaan GOR terlalu membebani APBD, padahal belum penting dan mendesak.

Baca juga: Polemik Pembangunan Waduk: DPRD Bone Bolango Di Demo Ratusan Masa

Masih banyak kepentingan masyarakat yang perlu segera diselesaikan, seperti klaim fasilitas kesehatan yang belum terbayarkan akibat defisit anggaran BPJS Kesehatan, jasa pelayanan medis yang belum dibayarkan, peningkatan program perlindungan sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) bagi pekerja sektor informal, pemberdayaan dan peningkatan UMKM, serta program unggulan pro rakyat Pemerintah Bone Bolango yang masih harus didukung.

“Kami menolak ini karena masih banyak hal mendesak yang harus ditangani juga. Selain itu kami juga meminta rencana pembangunan ini dievaluasi lagi dari semua sisi, baik dari sisi perencanaan, pembangunan, sampai pemeliharaan nantinya. Itu yang harus dipertajam, karena nantinya GOR ini setiap tahun akan membebani APBD kita,” tukas Sofyan. (rls)