Kembangkan SDM, Gorontalo Perpanjang Kerjasama dengan ATMI Solo

60DTK, Gorontalo – Guna mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Provinisi Gorontalo memperpanjang kerjasama dengan Politeknik Akademik Teknik Mesin Industri (ATMI) Solo, Jawa Tengah.

Sebelumnya kerjasama ini sudah berlansung sejak 2015. Saat ini pemerintah provinsi sudah mengirimkan 10 putra terbaik untuk dididik dan disekolahkan di kampus pencetak tenaga kerja unggul itu. Lima di antaranya sudah lulus dan bekerja di sejumlah tempat.

“Kalian tinggal taunya sekolah, taunya belajar. Lulus nanti bisa mandiri dan bantu keluarga. Kalau bisa, lulus pulang Gorontalo bikin bengkel yang bagus,” tutur Rusli memotivasi.

Rusli menyemangati para mahasiswa untuk meneladani semangat presiden RI ketiga almarhum BJ Habibie sebagai teknokrat kelas dunia. Begitu juga semangat pahlawan nasional Nani Wartabone sebagai sosok pemberani yang senantiasa membela nama baik Gorontalo.

Pengambangan SDM, Gorontalo Perpanjang Kerjasama dengan ATMI Solo
Gubernur Gorontalo Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri dan sejumlah pimpinan OPD foto bersama Direktur ATMI Solo Rm. T Agus Sriyono SJ, Jumat (26/3/2021). Foto: Dzakir.

“Kalian tidak perlu takut, tidak perlu malu atau minder. Kalian harus punya tekad untuk maju. Jadikan semangat pak BJ Habibie dan Nani Wartabone sebagai semangat kalian,” imbuh Rusli.

Politeknik ATMI Solo sengaja dipilih Gubernur Rusli untuk meningkatkan SDM putra putri daerah. ATMI Solo terkenal dengan sekolah vokasi yang disiplin dengan kualitas yang jempolan. Kampus ini menjadi sasaran industri skala menengah dan besar untuk mencari tenaga kerja siap pakai.

“Tahun ini meskipun pandemi, perbandingan lowongan kerja dengan alumni itu 1:2. Dulu sebelum pandemi 1:5. Artinya, satu mahasiswa atau alumni bisa memilih lima perusahaan tempat dia akan bekerja,” jelas Direktur ATMI Rm. T Agus Sriyono SJ.

Gubernur Rusli melobi direktur ATMI agar bisa memberikan jatah 10 orang putra Gorontalo tahun 2021. Target itu disanggupi asal putra daerah dinyatakan lulus seleksi dengan kemampu IQ di atas rata-rata. Selang tahun 2018 – 2020 minat siswa yang ikut seleksi sedikit sehingga tidak ada yang bisa diterima di ATMI. (adv).

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles