Kisah Haruh Seorang Wisudawati UNG

  • Whatsapp
Prosesi Wisuda Program Sarajan, Magister dan Doktor di Auditorum Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (7/2/2019). Foto : Dok/Istimewa

60DTK – GORONTALO : Tetesan air mata yang diselimuti rasa bahagia terpancar dari raut wajah kedua orang tua wisudawan dan wisudawati yang menghadiri prosesi pemindahan tali toga di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (7/2/2019).

Namun tak ada yang bisa mengelak, di balik kegembiraan yang dirasakan oleh setiap sisudawan dan sisudawati itu masih ada yang kurang beruntung bahkan merasakan kesedihan yang mendalam. Sebab, di momen yang seperti itu sudah tidak di dampingi lagi oleh kedua orang tua mereka.

Bacaan Lainnya

Seperti hal yang dirasakan salah satu wisudawati Universitas Negeri Gorontalo Fatmawati, Ia tak percaya di hari bahagianya sudah tak di dampingi lagi oleh kedua orang tua.

“Saya semalam berdoa, dalam doa saya hanya satu yang saya minta. Agar pada hari ini kedua orang tua saya bisa melihat walaupun saya pribadi tidak dapat melihat mereka lagi. Ini semua hadiah untuk mereka yang sejak kemarin tak berhenti berjuang, bekerja keras dan berdoa untuk saya. Terimakasih mama terimakasih papa,” kata Fatmawati dengan suara yang lembut.

Hampir setiap tahunnya, semua universitas melahirkan ribuan lulusan – lulusan sarjana. Namun di sisi lain, banyak juga dari mereka yang hingga saat ini belum memiliki pekerjaan sesuai apa yang diharapkan oleh mereka.

Pagi hingga sore hari, Rektor Universitas Negeri Gorontalo berhasil mengukuhkan kurang lebih 1401 mahasiswa yang diantaranya 10 wisudawand, 124 Wisudawan megister , 48 orang wisudawan profesi Ners dan 1210 adalah wisudawan sarjana.

Di waktu yang sama, Roktor Universitas Negeri Gorontalo Syamsu Qamar Badu saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa besar harapanya lulusan-lulusan Universitas Negeri Gorontalo adalah orang – orang yang mampu bersaing di luar lingkungan kampus.

“Saya yakin lulusan-lulusan putra putri Universitas Negeri Gorontalo bisa berkaya walau pun berada di luar lingkungan kampus,” tutur Syamsu dalam sambutanya.

 

Selain itu Syamsu juga menjelaskan, hasil yang didapatkan sampai saat ini tak terlepas dari tangan dingin oleh dosen – dosen UNG.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga pengajar dan seluruh Civitas Akademika yang sampai saat ini putra – putri UNG sudah bisa merasakan hasilnya selama beberapa tahun,” jelasnya.

Penulis           : Moh. Adi Efendi

Editor              : Kasim A.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan