Menteri Bappenas Akan Bantu Gorontalo Turunkan Angka Stunting Dan Kemiskinan

60DTK – GORONTALO – Menteri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa berkomitmen turunkan angka stunting (gizi buruk/kerdil) dan penurunan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo. Ia ingin kampung halaman orang tuanya itu bisa naik peringat dalam penangan masalah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Harso saat memenuhi undangan syukuran yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo bertempat di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (9/11/2019). Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu datang didampingi istri yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi V, Nurhayati.

“Ada dua hal yang mudah-mudahan semasa saya ada di Bappenas, Gorontalo bisa naik kelas. Saya mau Gorontalo itu tidak lagi di kepala tiga tapi kepala dua,” buka Harso.

BACA JUGA : Suharso Monoarfa Kenang Masa Mudahnya Bersama Rusli Habibie

Yang dimaksudkan kepala tiga oleh Menteri Bappenas itu adalah persentase angka stunting. Angka stunting Gorontalo saat ini sudah berada di angka 31,5 persen, turun dari 36,5 persen selama lima tahun terakhir.

“Saya bangga dengan cara pemerintah provinsi mengatasi stunting yang selama lima tahun ini turun lima persen. Ada satu kabupaten yang di bawah target nasional 27 persen, yaitu sudah mencapai 24 persen. Kabupaten itu sudah mengenalkan satu cara menurunkan stunting dengan mendirikan pusat-pusat layanan kesehatan,” imbuhnya.

Selain penurunan angka stunting, Ketua Bappenas juga berkomitmen menurunkan persentase angka kemiskinan di daerah. Angka kemiskinan yang masih berada di 15,52 persen menurutnya bisa terus ditekan dengan berbagai program dan bantuan yang digulirkan oleh pemerintah.

BACA JUGA : Kedatangan Menteri PPN/Bappenas Bawa Kabar Baik Untuk Tiga Proyek Gorontalo

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa bangga dan bersyukur ada putra Gorontalo yang menjadi menteri. Terlebih posisi Suharso sangat strategis karena menjadi dapur dari semua perencanaan dan program nasional maupun di daerah.

“Kita bersyukur beliau menjadi menteri PPN Kepala Bappenas yang tugasnya sebagai dapur untuk program-program seluruh Indonesia di tangan putra Gorontalo. Baik itu sektor pertanian, perikanan, kelautan, ifrastruktur, semuanya,” tutur Rusli.

Rusli berencana mengajak para bupati dan wali kota se Gorontalo untuk datang ke Kementrian PPN/Bappenas untuk mengeskpose kebutuhan setiap daerah selama lima tahun ke depan. Ia berharap program dan kebutuhan tersebut dapat diakomodir dan dianggarkan oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA : Pemprov Gorontalo Seriusi Penyambutan Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju

Terkait dengan kegiatan syukuran tersebut, Pemprov Gorontalo mengundang 2.000 warga miskin dan 500 anak-anak panti asuhan. Mereka diberi voucher belanja dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo untuk dibelanjakan kebutuhan pokok yang sudah disiapkan. (adv)

Sumber : Humas Gorontalo Prov 

Comments are closed.