Pemerintah Kota Gorontalo Perluas Edukasi dan Deteksi Dini Kasus HIV

Pemerintah Kota Gorontalo Perluas Edukasi dan Deteksi Dini Kasus HIV
Ilustrasi HIV. Foto: ai

60DTK.COM – Pemerintah Kota Gorontalo memperluas edukasi dan deteksi dini untuk menangani 37 kasus HIV yang ditemukan di Kota Gorontalo dari total 83 kasus di Provinsi Gorontalo.

Kasus tersebut tercatat sejak November 2025 hingga Maret 2026. Hal itu disampaikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea melalui Juru Bicara Jeffry As. Rumampuk.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Wali Kota mengatakan, dari 83 kasus di Provinsi Gorontalo, sebanyak 37 kasus ditemukan di Kota Gorontalo.

“Angka 37 kasus ini menjadi sinyal yang harus ditindaklanjuti dengan serius, tetapi tidak boleh direspons dengan kepanikan ataupun stigma,” ujar Jubir Wali Kota.

Ia menjelaskan, pemerintah akan memperkuat sejumlah langkah, mulai dari skrining dan deteksi dini, memastikan pasien yang telah terdiagnosis tetap mendapatkan pengobatan, hingga memperluas edukasi kepada masyarakat.

“Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui fasilitas kesehatan, tetapi perlu menjangkau kelurahan, keluarga dan lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dari 83 kasus baru tersebut terdapat 63 kasus HIV dan 20 kasus AIDS. Sebanyak 45 kasus berada pada kelompok usia 25 hingga 49 tahun, sementara 34 kasus berada pada usia 15 hingga 24 tahun.

Namun, 37 kasus di Kota Gorontalo tidak serta-merta diartikan sebagai seluruhnya merupakan penularan baru yang terjadi di Kota Gorontalo.

“Ini adalah angka temuan kasus. Karena itu, analisis epidemiologis dan penelusuran oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan,” ungkapnya. (adv)

Pos terkait