Pemkab Gorut Akan Gunakan Sistem Buka Tutup di Perbatasan Hingga Instruksi Selanjutnya

  • Whatsapp
Bupati Gorut, Indra Yasin (kiri), bersama Wabup Gorut, Thariq Modanggu, saat mengikuti rapat via video conference bersama Gubernur Gorontalo, yang berlangsung di Aula Dinas Kominfo Gorut, Selasa (14/04/2020).

60DTK-Gorontalo Utara: Sehubungan dengan pembatasan yang dilakukan di perbatasan Atinggola dan Bolaang Mongondow Utara, Bupati Gorut, Indra Yasin menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus menunggu keputusan pasti dari Gubernur Gorontalo. Oleh karena itu, sejauh ini pembatasan masih dilakukan dengan sistem buka tutup.

“Kita masih menunggu keputusan Pak Gubernur, apakah kita sudah tutup total. Karena itu kalo sudah tutup total namanya lockdown. Dan itu tentu kewenangan pusat,” ujar Indra, saat diwawancarai awak media, Selasa (14/04/2020).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Indra Yasin Tempatkan Satgas Di Tiap Perbatasan Gorut Untuk Cegah Corona

Menurutnya, sistem buka tutup itu dilakukan karena sejauh ini, instruksi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo masih sebatas darurat saja.

“Pemerintah provinsi hanya cukup memberlakukan darurat dan itu masih terbatas, termasuk seperti lalu lalangnya masyarakat Gorontalo yang ada di Manado dan sekitarnya menuju ke Gorontalo,” tambah Indra.

Baca juga: Ridwan Yasin Tegaskan Pemkab Gorut Belum Berlakukan Sistem Lockdown

Di sisi lain, Indra juga menerangkan, petugas pemeriksaan di perbatasan hingga kini masih mendapati persentase yang cukup tinggi untuk jumlah masyarakat yang masuk ke Gorontalo.

“Dan persentase menuju Gorontalo ini masih cukup banyak. Hari ini saja masih ada sekitar 285 mobil yang masuk, dan 500 sekian motor yang masuk. Pada tanggal tiga itu, 65 yang masuk. Hari keduanya tinggal 209 kendaraan yang masuk. Itu dicatat di perbatasan. Dia ke mana saja itu sudah tercatat,” tutup Indra. (adv)

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait