Pemkot Gorontalo Kerja Sama dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita

  • Whatsapp
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha (kiri) menerima cendera mata dari Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK), Dokter Iwan Dakota. (Foto: Humas)

60DTK, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menjajaki kerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) yang berpusat di Jakarta guna meningkatkan pelayanan RSUD Aloei Soboe.

Hal itu diketahui setelah Wali Kota Gorontalo, Marten Taha didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kota Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke rumah sakit tersebut, Rabu (7/12/2022). Di sana, Marten menyampaikan keinginan pihaknya melakukan kerja sama dengan RSJPDHK.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

“Kami berharap kerja sama yang kita harapkan ini secepatnya dapat diwujudkan,” harap Marten Taha saat bertemu dengan Direktur RSJPDHK, Dokter Iwan Dakota.

Marten mengungkapkan, pelayanan terhadap pasien yang mengidap penyakit jantung saat ini menjadi prioritas Pemerintah Kota Gorontalo. Sebabnya, di RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo, setiap bulannya ada sekitar 24–25 pasien penyakit jantung yang masuk.

“Kalau kerja sama sudah terlaksana, tentu akan mengurangi orang (pasien penyakit jantung) yang datang ke rumah sakit ini,” ujar Wali Kota Gorontalo dua periode tersebut.

“Apalagi tadi informasinya sampai dua tahun antri di sini. Kasian pasien tidak cepat dapat penanganan. Belum lagi biaya yang dibuang keluarga pasien untuk datang ke sini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa RS Aloei Soboe telah memiliki beberapa orang dokter spesialis jantung. Pengembangan gedung rumah sakit tersebut juga bakal dilakukan dengan anggaran yang bersumber dari APBN, APBD, dan anggaran rumah sakit.

Sementara itu, kata Marten, untuk kelengkapan alat kesehatan, mereka akan dibantu oleh Kementerian Kesehatan melalui dana APBN.

“RS Aloei Saboe ini sudah menjadi rumah sakit pelayanan regional provinsi. Ini satu-satunya rumah sakit terbesar di Gorontalo, bahkan melayani wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo. Ada kurang lebih 16 kabupaten dan kota yang dilayani oleh RS ini,” tandasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait