Pengalihan Kompor LPG 3 kg ke Kompor Listrik Bakal Timbulkan Masalah Baru

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kota Gorontalo, Mucksin Brekat. (Foto: Humas)

60DTK, Kota Gorontalo – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Mucksin Brekat menyebut rencana Pemerintah Pusat untuk mengalihkan penggunaan kompor gas LPG 3 kg ke kompor listrik bakal timbulkan masalah baru.

“Bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, ini tentu akan menjadi masalah baru lagi,” kata Mucksin kepada awak media 60dtk, Jumat (30/09/2022).

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Menurut Mucksin, pengalihan ini bisa saja tidak menimbulkan masalah bagi warga yang berpenghasilan cukup hingga yang tergolong tinggi. Mereka bahkan bisa saja memandang penggunaan kompor listrik lebih mudah dibanding kompor gas.

Namun, bagi masyarakat berpengasilan rendah (MBR), kata Mucksin, tentu akan sulit. Selain harga kompor listrik cukup mahal, tagihan listrik mereka setiap bulannya juga kemungkinan akan bertambah dari biasanya.

“Sehingga saya menilai tidak semua masyarakat p bisa menggunakan itu (kompor listrik),” tandas Wakil Ketua Komisi B tersebut.

Dilansir dari beberapa sumber, PT PLN menyatakan bahwa kebijakan tersebut batal dilaksanakan dengan alasan masih banyak masalah teknis yang belum teratasi serta demi kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19.

Akan tetapi, pemerintah melalui Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan, pihaknya masih akan melihat hasil uji coba yang telah dijalankan pihak PLN di wilayah Solo dan Denpasar. Hasil uji coba inilah yang akan menjadi pertimbangan pemerintah selanjutnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait