Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Kabgor Sudah Dilakukan Secara Terpadu

  • Whatsapp
Sekda Kabgor, Hadijah U. Tayeb, saat memberikan sambutan pada kegiatan diskusi kelompok terpumpun yang berlangsung di Aula Balai Unit Pemukiman Transmigrasi Ayumolingo, Jumat (11/06/2021). (Foto: Humas Kominfo Kabgor)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan kawasan transmigrasi Desa Ayumolingo dan Desa Puncak dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Hadijah U. Tayeb, saat menjawab pertanyaan terkait upaya pemerintah dalam mengembangkan kawasan transmigrasi, pada kegiatan diskusi kelompok terpumpun ‘focus group discussion’ di Aula Balai Unit Pemukiman Transmigrasi Ayumolingo, Jumat (11/06/2021).

Bacaan Lainnya
Sekda Kabgor, Hadijah U. Tayeb, saat memberikan sambutan pada kegiatan diskusi kelompok terpumpun yang berlangsung di Aula Balai Unit Pemukiman Transmigrasi Ayumolingo, Jumat (11/06/2021). (Foto: Humas Kominfo Kabgor)

Menurut Hadijah, selama ini Bupati Gorontalo terus mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya mengambil bagian dalam mengembangkan dua desa tersebut sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Seperti Dinas Pertanian misalnya, mereka diwajibkan membentuk kelompok tani, mereka juga mengembangkan peningkatan produksi jagung. Kenapa jagung? Karena itu paling berpotensi, dan petani bisa mendapatkan kemudahan dalam penjualan,” ungkap Hadijah.

Selain Dinas Pertanian, Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo juga sudah melakukan pembangunan sarana transportasi seperti jalan dan jembatan. Itu dilakukan guna mempermudah warga transmigrasi melakukan aktifitas di wilayah setempat.

Untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), kata Hadijah, mereka melaksanakan pelatihan-pelatihan tentang pengembangan usaha-usaha mikro. Sementara untuk Dinas UKM dan Koperasi, ada pemberian bantuan UMKM kepada masyarakat.

Dinas Sosial juga tidak ketinggalan. Mereka juga ikut memberikan bantuan bahan pangan kepada masyarakat transmigrasi yang masih tergolong kurang mampu. Sedangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, mengalokasikan bantuan ternak sapi.

“Jadi semua OPD ini berkolaborasi untuk bisa mengambil peran agar daerah ini (Desa Ayumolingo dan Desa Puncak) bisa tumbuh dan berkembang,” tandasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto S. Sanga

Pos terkait