Pengembangan Pertanian di Kabgor Tarik Perhatian Pemkab Tanah Datar

  • Whatsapp
Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (8/11/2021). (Foto: Humas Pemkab Gorontalo)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Upaya pengembangan bidang pertanian di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menarik perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Sebabnya, Pemkab Tanah Datar melihat dan mendengar bahwa selama ini pengembangan bidang pertanian di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Gorontalo, dalam beberapa aspek sudah cukup berhasil.

Bacaan Lainnya
Suasana audiensi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (8/11/2021). (Foto: Humas Pemkab Gorontalo)

Selain itu, mereka juga menilai Pemkab Gorontalo tidak hanya menjadikan petani sebagai objek kepentingan politik, tapi benar-benar diberikan perhatian melalui program yang sudah teratur dan terperinci.

“Itu mungkin bisa kami serap dan kami studi tiru untuk kami bawa di tanah datar, karena kehadiran kami di sini untuk belajar dan menyerap ilmu,” ungkap Wakil Bupati Tanah Datar, Richie Aprian, usai melakukan audiensi dengan jajaran Pemkab Gorontalo, Senin (8/11/2021)

Ia menambahkan, Tanah Datar dan Kabupaten Gorontalo memiliki sejumlah kesamaan, salah satunya adalah sebagian besar masyarakat lokal berprofesi sebagai petani.

“Tadi sangat luar biasa sambutan Pak Bupati dan tim, mudah-mudahan k edepan kita bisa kerja sama. Tidak hanya soal pertanian, tapi juga pariwisata,” harapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Gorontalo, Nelson mengaku senang atas kedatangan Pemkab Tanah Datar di Kabupaten Gorontalo. Menurutnya, adanya kunjungan atau kerja sama antardaerah di Indonesia sangatlah penting.

Nelson bahkan menuturkan bahwa Pemkab Gorontalo berencana melakukan kunjungan balik ke Pemkab Tanah Datar untuk melihat program-program yang bisa diterapkan di Kabupaten Gorontalo.

“Saya harap ke depan kita tidak hanya bicara pertanian, tapi juga budaya, wisata, karena pasti ada unggulan-unggulan di sana yang bisa kita ambil,” tandas Nelson. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait