Potret Realisasi E-Monep, Serapan Anggaran Pemprov Gorontalo Lampaui Target

  • Whatsapp
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah) memimpin jalannya Rapat Pimpinan yang membahas evaluasi penyerapan anggaran APBD TA 2019 di Ruangan Dulohupa Gubernuran Gorontalo, Senin (16/12/2019). (Foto : Haris – Humas)

60DTK – GORONTALO – Serapan anggaran Pemerintah Provinsi Gorontalo pada bulan November 2019 melampaui target. Berdasarkan potret realisasi pada E-Monep, tercatat untuk taget fisik sebesar 88,03 persen, realisasinya mencapai 92,86 persen. Sedangkan untuk target keuangan 80,31 persen, realisasinya sebesar 84,83 persen.

Hal itu terungkap pada rapat pimpinan evaluasi penyerapan APBD Tahun Anggaran 2019 yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Ruangan Dulohupa Gubernuran Gorontalo, Senin (16/12/2019).

Bacaan Lainnya

“Capaian ini patut kita apresiasi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membelanjakan anggaran yang bisa berdampak dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Wagub Idris Rahim.

BACA JUGA : IKA HPMIG Makassar Dukung Pembangunan RS Ainun Dengan Pola KPBU

Dari 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Gorontalo, dimana 26 OPD di antaranya telah melampaui target fisik dan keuangan hingga bulan November 2019, sementara enam OPD lainnya belum mencapai target yang telah ditetapkan. Terkait hal itu Wagub Idris Rahim menginstruksikan OPD yang realisasinya masih rendah untuk berkonsentrasi memacu pekerjaan di lapangan disisa waktu tahun anggaran 2019.

“Saya minta OPD bisa berkonsentrasi menggenjot pekerjaan disisa tahun anggaran 2019. Jangan dulu ada yang berpikir untuk liburan,” pintanya.

Lebih lanjut Idris mengingatkan seluruh pimpinan OPD Pemprov Gorontalo untuk memperhatikan seluruh kelengkapan administrasi jelang berakhirnya tahun anggaran 2019. Wagub Gorontalo dua periode ini menuturkan, kesalahan admistrasi hampir tidak bisa dibedakan dengan tindak korupsi.

BACA JUGA : Sekda Tutup Rangkaian Latihan Dasar CPNS Golongan II Dan III

“Keduanya beda-beda tipis. Kalau administrasinya salah, maka bisa dikategorikan korupsi, padahal kita tidak mengambil satu sen pun. Oleh karena itu, periksa dan periksa kembali apakah administrasinya sudah lengkap dan sesuai dengan progres di lapangan. Kita berharap tahun anggaran ini berakhir dengan baik,” tutup Wagub Idris  (adv)

Sumber : Humas Gorontalo Prov 

Pos terkait