Rusli Ajak Forkopimda Satukan Persepsi Untuk Tanggap Darurat Penyebaran Covid-19

60DTK, Gorontalo – Covid-19 terus menjadi isu penting di Provinsi Gorontalo. Untuk bisa memutus penyebaran covid-19 ini, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengajak seluruh Forkopimda Gorontalo, untuk sama-sama terus menyatukan presepsi. Hal ini menjadi penekanan gubernur saat memimpin rapat diperluas dengan Forkopimda Gorontalo, yang berlangsung secara daring, Senin (5/07/2021).

“Kita ini sudah capek, kadang emosi melihat masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan. Apa yang kita perbuat ini, kita pikirkan 1×24 jam, anggaran di-recofusing, ini semua untuk melindungi masyarakat. Tapi kadang-kadang kesal, melihat masyarakat terlalu santai seperti menyerahkan hidupnya kepada kita. Jadi bagaimana kita menyadarkan masyarakat bahwa inti dari pemutusan penyebaran covid-19 adalah patuh akan prokes,” buka Rusli.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, saat memimpin rapat diperluas bersama Forkopimda terkait perkembangan penanganan covid-19 di Provinsi Gorontalo, Senin (5/07/2021). (Foto: Salman, Humas Pemprov)

Lebih lanjut, Rusli kembali mengevaluasi masing-masing bupati/wali kota untuk melaporkan perkembangan covid-19 di wilayahnya. Rusli menyarankan semua aturan yang dikeluarkan harus dipatuhi.

expo

Baca juga: Gubernur Lantik 71 Pejabat Pemprov Gorontalo

Contohnya di Kota Gorontalo, telah dikeluarkan peraturan wali kota terkait pembatasan jam malam, tetapi masih banyak tempat hiburan seperti kafe-kafe yang banyak pengunjungnya, tidak prokes, bahkan tutup melebihi jam yang dibatasi.

“Tapi saya tahu juga di Kota Gorontalo ini yang datang bukan hanya orang kota, ada yang dari Bone Bolango, ada yang dari Kabupaten Gorontalo, dan lainnya. Saya usulkan bagaimana kalau kita razia tempat-tempat hiburan, kita bawa tim medis. Nah, yang berkerumun itu kita langsung swab di tempat, jika positif akan kita kenakan sanksi. Kita harus tegas seperti kata Pak Kapolda dan Pak Danrem tadi, jangan lengah dengan prokes,” tambahnya.

Ketegasan Rusli ini berdasarkan kekhawatirannya karena beberapa provinsi di Indonesia seperti Jawa dan Bali, tingkat penularan covid-19 masih sangat tinggi. Bahkan telah diterapkan PPKM darurat akibat tingginya penyebaran covid-19 di Jawa dan Bali itu.

Baca juga: Rusli Hadiri Peluncuran Dua Klub Menembak di Gorontalo

“Jadi inti dari pertemuan ini saya minta masukannya dari semua forkopimda, kita bahas sampai dengan anggarannya, dan ketiga soal percepatan vaksinasi,” tutupnya.

Diketahui, rapat ini diikuti secara langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim; Sekdaprov Gorontalo, Darda Daraba; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo; serta Ketua Satgas Covid-19 yang berada di Aula Rudis Gubernur. (adv)

 

Sumber: Gorontaloprov.go.id

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles