Rusli Apresiasi Inisiasi Kades Bendungan Bangun Panti Untuk ODGJ

60DTK, Gorontalo: Inisiasi Kepala Desa (Kades) Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo dalam mendirikan panti kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), mendapat apresiasi dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. Menurut Rusli, hal ini merupakan inovasi yang baik untuk menampung dan rehabilitasi ODGJ.

Panti kesehatan ODGJ yang diberi nama Rapih ODGJ MBM itu diinisiasi oleh Kades Bendungan, Ulul Azmi Kadji, dengan dibantu warganya. Salah satu rumah pun dihibahkan untuk menampung, menyembuhkan, dan memberi pelatihan bagi warga yang terganggu mentalnya.

“Ini inisiatif yang bagus, tadi sudah dilaporkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dan Pak Bupati juga. Inovasi ini akan jadi perhatian kita dan sangat mendukung. Jika ada yang dibutuhkan, tolong buatkan proposal, kita bantu,” ucap Rusli saat berkunjung ke Bendungan, didampingi Anggota Komisi VIII DPR RI, Idah Syahidah, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Saat Rapat Paripurna, Deprov Bahas Penurunan Angka Kemiskinan Di Gorontalo

Rusli mengatakan, masalah ODGJ di Gorontalo sejauh ini belum banyak mendapat perhatian. Rusli mengaku pernah mendapati ODGJ yang terpaksa dipasung oleh keluarga karena mengancam keselamatan jiwa keluarga dan orang sekitar.

“Ibu (Idah Syahidah) teringat ketika saya Bupati Gorontalo Utara dulu, ada orang dengan gangguan jiwa dipasung. Diajak bicara masih nyambung. Sama ibu dirawat akhirnya sembuh. Diberi pelatihan untuk membuat pot bunga,” kenang Rusli.

Rusli berharap, panti kesehatan ini bisa menampung banyak ODGJ di Kabupaten Boalemo yang pada gilirannya bisa disembuhkan dan kembali produktif. Menurutnya, tugas-tugas semacam ini tidak cukup hanya digerakkan oleh pemerintah daerah, tetapi butuh partisipasi masyarakat.

Baca juga: Rusli Evaluasi Kinerja Jajarannya Setahun Terakhir

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Boalemo, Irfan Hemeto menjelaskan, sebelum panti ODGJ dibangun, masih banyak orang gangguan jiwa yang setelah sembuh, tidak terterima lagi di tengah masyarakat.

“Kasus yang muncul kemarin itu ada orang dengan gangguan jiwa dirujuk ke Rumah Sakit Tombulilato. Begitu dia sembuh tidak terterima lagi di masyarakat. Nah, dengan adanya panti ini, pemerintah desa berharap akan melakukan pelatihan supaya produktif dan tidak menjadi beban masyarakat dan beban pemerintah,” jelasnya.

Ia mengatakan, rencananya, panti kesehatan ODGJ ini akan dikembangkan dengan dana desa tahun 2021. Pemerintah desa juga sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih representatif. (adv/rls)

 

Sumber: Humas Pemprov Gorontalo

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles