Tak Ada Ruang Kuliah, Mahasiswa Biologi Terpaksa Melantai di Ruang Terbuka

60DTK – GORONTALO – Akibat kehilangan ruang kuliah, mahasiswa Jurusan Biologi, UNG terpaksa menjalani proses perkuliahan di ruang terbuka Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Rabu (21/08/2019).

Menanggapi hal tersebut, salah seorang mahasiswa yang juga mantan Ketua Senat Fakultas MIPA 2018, Muh. Fikran M. Suleman menegaskan bahwa pada dasarnya bukanlah masalah yang besar kalau mahasiswa kuliah di mana saja.

Baca juga : Gedung Kuliah Biologi Dibongkar, Mahasiswa Gelar Aksi Protes

“Namun yang menjadi inti pertanyaan saya adalah keterpenuhan fasilitas bagi setiap mahasiswa dalam menuntut ilmu di setiap perguruan tinggi haruslah jelas, terutama ruangan kuliah,” tutur Fikran saat ditemui di gedung Fakultas MIPA.

Ia pun menilai bahwa kondisi yang terjadi saat ini sangatlah memprihatinkan. Padahal mahasiswa yang ada di UNG itu rata – rata membayar uang pembangunan/SPP dengan jumlah yang cukup besar.

“Mahasiswa UNG itu ribuan, tiap semester mereka membayar SPP, namun anehnya hingga saat ini masih ada mahasiswa kekurangan ruangan kuliah. Ada apa sebenarnya?” tanyanya bingung.

Di akhir kalimat dirinya mengungkapkan harapan agar para pimpinan kampus mampu mengakomodir apa pun yang menjadi kebutuhan mahasiswa, apalagi terkait ruangan kuliah yang saat ini masih menjadi masalah di UNG.

“Mudah – mudahan dengan kejadian ini para pimpinan kampus mampu menyelesaikan semua persoalan yang menyangkut kebutuhan mahasiswa di UNG,” harap Fikran.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Ketua Jurusan Biologi, Elya Nusantari menjelaskan bahwa sore tadi dirinya bersama mahasiswa sempat menanyakan hal tersebut kepada pihak UNG.

“Tadi kami sudah menanyakan hal itu kepada pihak UNG, mahasiswa juga tadi sempat melaksanakan aksi terkait tidak adanya ruang kuliah bagi mahasiswa, khususnya Jurusan Biologi, dan pihak kampus sudah menjelaskan akan memfasilitasi ruangan kuliah secepatnya,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Moh. Effendi.
Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.