Terkait APBD 2022, Marten Ingatkan OPD Soal Belanja Daerah yang Mubazir

  • Whatsapp
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat membawakan sambutan pada rapat tindak lanjut review BPKP terhadap dokumen perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2022, di Balai Riung Hotel Grand Q, Selasa (14/12/2021). (Foto: Hendra 60dtk)

60DTK, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo ingatkan kepada seluruh pimpinan OPD terkait masalah penggunaan anggaran yang tidak berkesesuaian, dalam hal ini belanja daerah untuk pembangunan.

“Saya tekankan APBD 2022 ke depan harus memenuhi kriteria 3 E (efektif, ekonomis, dan efisien). Jangan ada lagi belanja-belanja yang tidak mendukung pencapaian output dan outcome atau pun belanja daerah yang perhitungannya tidak rasional atau tidak seharusnya,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Selasa (14/12/2021).

Bacaan Lainnya
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat membawakan sambutan pada rapat tindak lanjut review BPKP terhadap dokumen perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2022, di Balai Riung Hotel Grand Q, Selasa (14/12/2021). (Foto: Hendra 60dtk)

Ia mengatakan, penggunaan anggaran (output) yang baik akan memberikan outcome (hasil), tentunya akan memberikan manfaat kepada pembangunan daerah.

Begitu pun sebaliknya, output yang buruk akan berakibat pada tidak optimalnya hasil, sehingga belanja yang dikeluarkan pun tidak efektif.

“Oleh karena itu menjadi tupoksi yang harus dilaksanakan oleh setiap pimpinan OPD dan jajarannya sesuai dengan sumpah janji ketika dilantik,” tegasnya.

Untuk itu, Ia meminta kepada seluruh OPD untuk menyusun rencana kerja anggaran (RKA) harus benar-benar memperhatikan hubungan input, output, proses, dan outcume dari setiap sub kegiatan dengan menerapkan prinsip 3E. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait