Usia TK dan SD, Waktu Tepat Tanamkan Nilai Integritas kepada Anak

  • Whatsapp

60DTK, Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menekankan jenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) menjadi tempat dan waktu yang tepat menanamkan nilai-nilai integritas kepada para anak.

Marten mengatakan hal itu pada acara Harlah Akhirussanah TK dan SD Islam Al Azhar 43 Gorontalo yang berlangsung di Balai Riung ‘Ballroom’ Hotel Maqna Kota Gorontalo, Sabtu (11/06/2022).

Bacaan Lainnya
banner 468x60

“Pada tingkat awal pendidikan, yaitu TK dan SD sangat penting dan strategis menanamkan nilai-nilai kepada anak-anak agar mereka punya integritas,” kata Marten.

Menurut Marten, usia TK dan SD sangat rawan dan bisa menentukan kepribadian seorang anak akan seperti apa di kemudian hari. Ia mengingatkan bahwa anak-anak merupakan aset penting karena mereka adalah generasi penerus bangsa.

Oleh karena itu, Marten berharap penanaman nilai-nilai integritas tersebut bisa menjadi perhatian para orang tua, apalagi tenaga pengajar yang mengabdi di satuan sekolah di wilayah Kota Gorontalo.

“Saya melihat proses ini sudah berjalan di Yayasan Al Azhar,” ujar orang nomor satu di Kota Gorontalo itu.

Lebih jauh, Ia juga menuturkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo selama ini terus berupaya mengangkat sektor pendidikan melalui berbagai kebijakan yang dikeluarkan.

“Kita selalu memberi akses seluas-luasnya kepada seluruh komponen masyarakat agar anak mendapatkan pendidikan. Dalam APBD Kota Gorontalo itu, 20 persen kita peruntukkan untuk pendidikan,” ungkap Marten.

Selain itu, mereka juga terus memperbaiki tata kelola atau manajemen sekolah dari jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kualitas tenaga pendidik, sarana dan prasarana, maupun fasilitas penunjang lain terus ditingkatkan.

“Terakhir, peningkatan kualitas khususnya siswa baik lulusan TK, SD, SMP, bahkan SMA sampai perguruan tinggi, itu jadi perhatian kami. Kami tidak ingin anak-anak setelah lulus hanya menjadi pengangguran,” tandasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait