Wabup Gorontalo: Kualitas Kemasan Produk UMKM Sangat Penting

60DTK, Kabupaten Gorontalo – 30 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gorontalo mengikuti pelatihan peningkatan kualitas kemasan produk yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo.

Seluruh pelaku UMKM tersebut berasal dari empat Kecamatan yakni Limboto, Telaga, Telaga Biru, dan Tibawa. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari di Hotel Milana, Limboto, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto, Selasa (23/03/2021).

“Pelatihan seperti ini kadang kala disepelekan, padahal kualitas kemasan produk sangat penting. Untuk itu saya harap pelatihan ini dapat diikuti dengan baik,” harap Hendra dalam sambutannya.

Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto, Membuka Pelatihan Peningkatan Kualitas Kemasan Produk
Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto, Membuka Pelatihan Peningkatan Kualitas Kemasan Produk yang Digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, di Hotel Milana Limboto, Selasa (23/03/2021). Foto: Andi 60DTK

Hendra mengatakan, pelatihan terhadap pelaku UMKM selama ini memang selalu jadi perhatian pemerintah daerah. Pasalnya, UMKM memiliki kontribusi besar dalam pembangunan nasional, karena bisa membuka lapangan pekerjaan yang dapat mengurangi angka pengangguran, termasuk peningkatan ekonomi nasional.

“UMKM saat ini dianggap sebagai cara efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan, karena UMKM adalah kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian. Terbukti, menjadi sabuk pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis, dan menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pasca krisis ekonomi,” tandasnya.

Baca Juga: Nelson Minta Desa yang Punya Potensi Wisata agar Dikembangkan

Sementara itu, Kepala Bidang UKM di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Mariyanti Maisa Hippy menambahkan, pelatihan tersebut dilaksanakan agar para pelaku UMKM mengerti pentingnya kualitas kemasan produk UMKM dalam pemasaran produk.

“Dalam pemasaran produk itu, kemasan yang bagaimana, kualitasnya bagaimana, itu sangat penting. Mereka yang ikut ini adalah pelaku usaha kuliner, kue kering dan kerajinan,” jelasnya.

Maryanti membeberkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dan pelatihan yang sama masih akan dilaksanakan lagi ke depan. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles