10.000 Lampu Botol Siap Meramaikan Malam Tumbilotohe di Kota Gorontalo

ada sekitar 10.000 lampu botol yang akan menghiasi malam Tumbilotohe di kelurahan Dulalowo

60DTK – GORONTALO : Sebagai masyarakat Gorontalo yang menghargai tradisi-tradisi Gorontalo, warga Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, turut serta memeriahkan kegiatan pada malam pasang lampu (Tumbilatohe).

Warga Dulalowo tersebut bekerja sama dengan Karang Taruna setempat, rencananya akan meramaikan malam Tumbilatohe dengan memangsang 10.000 lampu botol di sepanjang jalan Arif Rahman Hakim tepat di pertigaan Jalan Kalimantan, Jumat (31/05/2019).

Tapi uniknya, 10.000 lampu botol tersebut tidak dipasang di sekitaran bahu jalan atau juga di depan rumah masyarakat, melainkan lampu-lampu tersebut akan di pasang di tanah lapang atau tanah persawahan yang telah selesai di panen padinya oleh para petani.

Menariknya lagi adalah, masyarakat mencoba mengukir tulisan-tulisan yang nantinya akan dipasang pada lampu botol. Suasana malam Tumbilatohe akan semakin terlihat indah, karena di lokasi pemasangan 10.000 lampu botol terdapat sisa-sisa genangan air yang indah dipandang ketika malam hari.

Hal itu juga turut dijelaskan oleh salah seorang masyarakat yang di temui dilokasi, saat lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan lampu botol, Ibrahim Mouti nama warga itu. Ia pun menjelaskan bahwa memang dari tahun-tahun sebelumnya lokasi pemasangan lampu botol tidak pernah berubah.

“Dari tiga tahun kemarin lokasi masih tetap di sini. Apalagi ada sedikit genangan airkan, jadi kalau malam itu bagus untuk berfoto pada saat lampu-lampu itu terlihat,saking banyaknya lampu-lampu itu akan terlihat banyak karena ada tambahan bayangan dari air,” tutur Ibrahim

Lanjutnya, bahwa memang kegiatan ini dilakukan atas inisiatif semua masyarakat yang ingin ikut serta dalam meramaikan malam Tumbilatohe.

“Ini sudah kita sepakati bersama, karena masyarakat di sini inginnya kalau malam Tumbilatohe jadi pusat keramaian. Akhirnya mereka pun setuju dan mengumpul dana secara swadaya dari masyarakat, baik berupa materil atau pun tenaga,” Kata Ibrahim.

Ia juga menambahkan, bahwa ini juga sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap budaya dan tradisi Gorontalo yang tidak bisa ditinggalkan. Dan harapan Ibrahim juga tempat ini menjadi bagi salah satu rekomendasi bagi masyarakat Gorontalo yang ingin menikmati suasana malam Tumbilatohe.

Penulis: Efendi

Editor: Zulkifli

Comments are closed.