Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah Gelar Lomba Khusus Penyandang Disabilitas

60DTK, Gorontalo – Dalam rangka menumbuhkembangkan kreativitas para penyandang disabilitas di Provinsi Gorontalo, Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah menggelar lomba menggambar dan mendongeng.

Pendaftarannya dibuka mulai Senin, 27 Juli 2020, hingga Jumat, 31 Juli 2020. Lomba menggambar dan mendongeng ini pun dibagi dalam 2 kategori.

“Lomba menggambar dan mendongeng ini tujuannya tidak lain untuk menumbuhkembangkan kreativitas para penyandang disabilitas di Gorontalo,” ucap Idah Syahidah, Minggu (26/07/2020).

Baca juga: BPKP Perwakilan Gorontalo Datangi Gubernur Dan Sampaikan Program Bantuan UMKM

Adapun kategori pertama lomba menggambar ini dikhususkan bagi anak penyandang disabilitas, dengan tema kondisi sosial seperti disabilitas, lanjut usia, anak, NAPZA, dan tuna sosial. Pelaksanaan lomba menggambar ini akan digelar pada 10 Agustus 2020.

Sementara kategori kedua adalah lomba mendongeng khusus anak penyandang disabilitas netra, yang mengusung tema sejarah Gorontalo, dengan durasi antara 7 sampai 10 menit.

Lomba mendongeng ini akan dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom dari rumah masing-masing peserta pada 6 Agustus 2020.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Terima 500 Liter Disinfektan Dari PT. Aneka Gas Industri

“Di rumah singgah Ummu Syahidah pun, para penyandang masalah sosial kita tampung mereka, berikan perhatian, dan juga kita fasilitasi sesuai keahlian mereka,” sambung istri Gubernur Gorontalo itu.

Wanita yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI itu pun menjelaskan syarat-syarat untuk mengikuti lomba menggambar dan mendongeng, di antaranya, peserta harus berdomisili di Provinsi Gorontalo, mengisi formulir pendaftaran daring di https://bit.ly/3hAB6T atau bisa juga datang di Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah, dan membuat karya dari rumah masing-masing.

Diketahui, Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah Provinsi Gorontalo memang merupakan tempat para penyandang masalah sosial, baik itu para pengemis, anak terlantar, anak yang bermasalah hukum, hingga anak-anak penyandang disabilitas.

Baca juga: Rusli Minta Warga Boalemo Patuh Protokol Kesehatan Untuk Tekan Kasus Covid-19

Melalui rumah singgah Ummu Syahidah, para penyandang masalah sosial di Gorontalo akan direhabilitasi, difasilitasi, hingga diberikan bantuan. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan