Ekonomi

Antrean BBM Mulai Berkurang, Polda Sulbar dan Pertamina Perketat Pengawasan

60DTK.COM, Makassar : Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulawesi Barat dilaporkan mulai berkurang dalam dua hari terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian Polda Sulawesi Barat dan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang kini memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

Upaya tersebut dibahas dalam audiensi Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., bersama pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Mamuju, Senin (26/10/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari langkah bersama untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan tertib dan tepat sasaran, sekaligus mengantisipasi potensi penyimpangan dalam distribusi BBM dan LPG.

Salah satu perhatian utama adalah pengawasan terhadap mekanisme pengisian BBM di SPBU, penyaluran solar, serta penanganan dugaan penimbunan dan penyalahgunaan distribusi. Kedua pihak juga membahas kemungkinan pembentukan tim gabungan guna memperkuat pemantauan dan menindaklanjuti indikasi pelanggaran di lapangan.

Kapolda Sulawesi Barat menekankan pentingnya pengawasan dan koordinasi lintas pihak untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat. Menurutnya, distribusi energi perlu dikawal agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berupaya mengambil keuntungan dengan melanggar ketentuan.

Di sisi lain, usulan penerapan sistem ganjil-genap dan evaluasi pembatasan pengisian BBM turut dibahas sebagai alternatif penanganan kondisi di lapangan. Penerapannya perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta situasi distribusi di masing-masing wilayah.

Berkurangnya antrean di sejumlah SPBU dalam dua hari terakhir menjadi perkembangan positif. Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut berlanjut dan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan koordinasi Polda Sulawesi Barat dalam menjaga kelancaran penyaluran energi.

Sinergi antara Pertamina dan kepolisian diharapkan dapat memperkuat pengawasan distribusi, mencegah penyalahgunaan BBM, serta menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

Polda Sulawesi Barat juga mengajak masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu distribusi. Warga yang mengetahui dugaan penyelewengan BBM dapat melaporkannya melalui layanan kepolisian 110.

Sementara itu, pengaduan maupun permintaan informasi terkait produk dan layanan Pertamina dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Kedua pihak menegaskan komitmen untuk melanjutkan koordinasi dan pengawasan demi mewujudkan distribusi BBM dan LPG yang aman, tertib, serta tepat sasaran di Sulawesi Barat.

Traktir Kopi Redaksi

Liputan 60dtk.com gratis dibaca siapa saja. Kalau berita ini bermanfaat, satu gelas kopi dari Anda membantu tim kami terus di lapangan.

Traktir Kopi

Dibuka di halaman Saweria. Bisa bayar pakai QRIS, GoPay, DANA, OVO, dan transfer bank.

0