Alumni 1997 SMA N 1 Trenggalek Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat menerima donasi APD dari Alumni 1997 SMA N 1 Trenggalek, di ruang kerjanya, Senin (13/04/2020). (Foto - Hardi Rangga 60dtk)

60DTK-Trenggalek: Alumni 1997 SMA N 1 Trenggalek menyerahkan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis yang sedang melawan wabah Covid-19 di Trenggalek. Bantuan ini diserahkan secara simbolis dari perwakilan alumni, langsung kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin di ruang kerjanya, Senin (13/04/2020).

“Hari ini alumni SMA N 1 Trenggalek mendonasikan sejumlah alat pelindung diri kepada pemerintah. Sebagian dari mereka banyak yang sudah sukses, ada yang menjadi PNS dan juga pengusaha. Di tengah pandemi ini mereka ikut bergotong royong, salah satunya memberikan APD,” tutur Nur Arifin.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Alumni Tahun 2000 Smunesa Trenggalek Donasikan 50 APD Untuk Tenaga Medis

Ia berharap, dengan bantuan tersebut, kesiapsiagaan setiap tenaga medis, baik yang di rumah sakit, Puskesmas, maupun di check point tidak akan kendur.

“Semoga dengan bantuan – bantuan seperti ini mereka dapat mendapatkan APD yang layak selain pengadaan dan distribusi dari pemerintah,” imbuhnya.

Baca juga: DPRD Trenggalek Bahas Dana Penanggulangan Covid-19 Bersama TAPD

Sementara itu, perwakilan alumni 1997 SMA N 1 Trenggalek, Miftahul mengutarakan, mewakili teman – temannya sesama alumni, Ia mengucapkan rasa syukur karena diberikan kesempatan untuk bisa berbagi dan membantu pemerintah dalam memerangi wabah Covid-19 saat ini, dengan bantuan APD tersebut.

“Ini merupakan amanah yang harus kita sampaikan. Dari donasi yang kita kumpulkan terkumpul hampir Rp7 juta dan kita rupakan berupa APD buatan UMKM di Trenggalek dengan harapan ekonomi UMKM bisa ikut tergerak,” ungkapnya.

Baca juga: Anggota DPRD Trenggalek Lintas Partai Bagi 500 Sembako Untuk Masyarakat

Ia menegaskan, penggalangan dana yang mereka lakukan tersebut memang sejak awal sudah diniatkan untuk didedikasikan kepada seluruh petugas medis, serta sukarelawan yang berada di garda terdepan dalam memerangi Covid-19.

Tapi penggalangan dana yang dilakukan ini belum ditutup, jadi masih ada waktu untuk menampung uluran tangan dari alumni lain, yang kemungkinan masih ingin menyumbang,” tutupnya.

 

Pewarta: Hardi Rangga

Pos terkait