Baznas Gorontalo Salurkan Zakat Mal Insentif Untuk 192 Mubalig

60DTK, Gorontalo – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo menyalurkan zakat mal insentif untuk para mubalig. Sebanyak 192 mubalig menerima zakat mal insentif yang diserahkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim kepada masing-masing Ketua Baznas Kabupaten/Kota di Kantor Baznas Provinsi Gorontalo, Kamis (15/07/2021).

“Para mubalig ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah, bangsa, dan negara. Mudah-mudahan insentif ini bermanfaat bagi para mubalig yang terkena dampak pandemi covid-19,” ujar Idris Rahim.

Wagub Gorontalo, Idris Rahim (kiri), menyerahkan secara simbolis zakat mal insentif mubalig Program Dakwah dan Advokasi Baznas Provinsi Gorontalo, Kamis (15/07/2021). (Foto: Haris, Humas Pemprov)

Penyaluran zakat mal insentif mubalig merupakan Program Dakwah dan Advokasi Baznas Provinsi Gorontalo. Jumlah zakat mal insentif yang diberikan kepada para mubalik untuk triwulan II tahun 2021 ini adalah sebesar Rp288 juta, di mana setiap mubalig menerima insentif sebesar Rp1,5 juta.

pemuda

Baca juga: Hingga Kini, Realisasi Fisik dan Keuangan Pemda di Gorontalo Masih Rendah

Mubalig penerima insentif untuk Kota Gorontalo sebanyak 57 orang, Kabupaten Gorontalo 45 orang, Bone Bolango 26 orang, Gorontalo Utara 13 orang, Boalemo 25 orang, dan Pohuwato 26 orang.

“Saya minta insentif ini segera diberikan kepada para mubalig agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pada lebaran Iduladha nanti,” tegas Idris.

Kepada para mubalig di Provinsi Gorontalo, Idris berpesan untuk dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan program pembangunan. Terutama di masa pandemi covid-19 saat ini, Idris berharap para mubalig menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan.

“Kita berharap melalui mubalig, masyarakat akan lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” imbuhnya.

Lebih lanjut Idris menuturkan, zakat merupakan salah satu instrumen yang sangat penting dalam pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, Idris menekankan agar pengelolaan zakat harus bisa dipertanggungjawabkan, mulai dari pengumpulan, pengelolaan, pendistribusian dan pendayagunaan, serta nilai manfaatnya bagi masyarakat.

“Saya juga berharap Baznas dan para mubalig dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat  dalam menunaikan zakat. Insyaallah pengelolaan zakat ini dapat dilaksanakan dengan penuh amanah dan akuntabel,” tandas Wagub. (adv)

 

Sumber: Gorontaloprov.go.id

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles