Belum ada Kejelasan, Jembatan di Polohungo Masih Mangkrak

60DTK-Polohungo: Kepala Desa Polohungo, Ikbal Maku, mengatakan hingga kini belum mengetahui tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gorontalo yang mengecek langsung kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Binajaya dan Polohungo yang telah roboh beberapa tahun lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga di Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, Ansor Napu mengaku akan melakukan pengecekan jembatan yang telah rusak selama kurang lebih 4 Tahun itu pada Senin, (24/6/2019) pekan kemarin.

“Sampai sekarang saya belum tahu sudah ada tim yang mengecek jembatan itu atau belum. Saya sudah tunggu dari dari hari Senin – Minggu kemarin, tapi belum ada,” kata Ikbal Maku melalui sambungan telpon, Senin, (1/7/2019)

Karenanya, Ikbal berharap agar Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo dapat segera menindaklanjuti dan merencanakan pembangunan jembatan itu agar aktivitas masyarakat kembali normal seperti jauh sebelumnya.

“Karena kasihan juga anak – anak sekolah banyak yang bolos karena sulit menuju ke sekolah saat musim hujan tiba, guru – guru juga merasakan hal yang sama. Belum lagi rusaknya jembatan itu menghambat roda perekonomian masyarakat Polohungo,” imbuh Ikbal.

Dipihak lainnya, Kepala Desa Binajaya, Iwan R. Polumulo saat ditemui juga mengaku hingga Senin sore tadi (1/7/2019) belum menerima kunjungan tim dari PUPR terkait peninjauan jembatan di Desa Bagian Barat Kabupaten Gorontalo itu.

Untuk itu, Iwan berharap agar Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dapat memberikan perhatian serius demi pembangunan jembatan tersebut.”Karena kebutuhan pembangunan jembatan itu sangat besar. Kalau musim hujan, itu akses terpotong,” tukasnya.

Saat dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ansor Napu mengaku jika tim dari Dinas PUPR sudah turun melakukan pengecekan jembatan yang roboh akibat banjir besar itu. “Sudah, sudah di cek,” kilahnya melalui jawaban singkat kepada awak media melalui via telepon, Senin, (01/07/2019).


Reporter: Andrianto Sanga

Editor: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.