Berturut-turut Raih Predikat WTP, Marten Taha: Ini Jadi Spirit Kami

  • Whatsapp
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat menerima predikat opini WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Rabu (18/05/2022). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

60DTK, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo kembali mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam mengelola keuangan daerah di tahun 2021 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Rabu (18/05/2022).

Predikat WTP ini merupakan yang kedelapan kalinya diraih oleh Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan, tentu hal ini menandakan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo telah menjalankan tugas dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Gorontalo dengan opini wajar tanpa pengecualian, dan ini adalah opini WTP yang kedelapan kami. Delapan kali berturut-turut,” beber Marten.

Marten pun mengungkapkan, predikat tersebut menjadi penambah semangat Pemerintah Kota Gorontalo dalam memaksimalkan pengelolaan keuangan daerah ke depan.

“Opini WTP yang diraih akan dijadikan sebagai sebuah spirit untuk meningkatkan tata kelola keuangan yang baik di masa yang akan datang. Karena pemerintahan itu bisa berjalan dengan baik apabila tata kelola pemerintahan itu berjalan dengan baik pula, salah satunya tata kelola keuangan,” lanjutnya.

Untuk itu, Ia mengaku seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan terus didorong untuk memaksimalkan proses pengelolaan keuangan daerah.

“Terutama soal akuntabilitas dan transpansi pengelolaan anggaran. Tadi juga BPK merekomendasikan soal peluang untuk meningkatkan PAD, baik melalui retribusi, PBB, dan pajak-pajak lainnya, dan ini akan kami tindak lanjuti, dirapatkan di forum DPRD,” ujar Marten.

“Saya juga mulai besok sudah harus meminta kepada OPD, terutama dinas dan badan untuk memungut pajak dan retirubusi lagi untuk meningkatkan performance-nya. Agar apa yang menjadi rekomendasi BPK bisa terlaksana, yaitu peningkatan PAD,” imbuhnya. (adv)

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait