Capaian Program Sejuta Rumah 2018, Menunjukkan Tren Meningkat

60DTK – KOTA GORONTALO : Capaian program sejuta rumah 2018, menunjukkan tren yang meningkat, dan untuk pertama kalinya dapat menembus angka sejuta rumah terbangun baik rumah baru maupun peningkatan kualitas yaitu sebanyak 1.132.621 unit.

Hal ini diungkap Direktur Rumah Umum dan Komersil Kementerian PUPR, Moch. Yusuf Hariagung, pada rapat kerja program sejuta rumah yang dilaksanakan Kementerian PUPR di Ballroom Maqna Hotel Kota Gorontalo, Selasa (8/5/2019).

“Tahun ini kami memasang target lebih tinggi pada program Sejuta Rumah. Tahun ini targetnya 1.250.000 rumah yang harus terbangun,” imbuh Yusuf Hariagung.

Dalam mencapai terget tersebut, tentunya memerlukan dukungan banyak pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku pembangunan dan masyarakat.

BACA JUGA : Gorontalo Masih Harus Bangun 52.614 Unit Hunian Layak Bagi Masyarakat

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba mengungkapkan, pemerintah ingin mendorong pembangunan rumah di Indonesia sehingga bisa mengurangi angka backlog atau kekurangan perumahan yang berdasarkan data BPS di tahun 2015 mencapai angka 13,5 juta unit.

“Untuk mengatasi backlog dan RTLH ini, Pemprov Gorontalo sendiri telah melaksanakan program pembangunan rumah layak huni dengan total yang telah dibangun selang waktu tahun 2012-2017 sebanyak 4.617 unit. Kalau melihat penyebaran ini tentunya kesenjangan antara kebutuhan pemenuhan rumah dengan ketersediaan yang ada masih jauh dari target dari sejuta rumah,” ungkap Darda.

Mantan Kadis PU Pohuwato juga mengatakan, backlog juga terjadi dikarenakan implementasi aturan yang ada dipusat dan terkait dengan UU nomor 23 tahun 2014. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa pemerintah daerah, pemerintah Provinsi tidak memiliki kewenangan untuk membangun rumah bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

BACA JUGA : Jangan Khawatir, Beras Di Gorontalo Aman Tersedia Hingga 8 Bulan Kedepan

” Saya berharap, dalam rapat kerja bisa mendapatkan solusi untuk masalah-masalah yang timbul serta dapat memberikan usulan dan masukan konstruktif yang bisa memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat,” harap sekda. (rls)

Rapat kerja dihadiri beberapa stakeholder yang terkait langsung dengan bidang perumahan seperti Bupati Walikota se Provinsi Gorontalo, Asosiasi Bidang Perumahan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi se Indonesia Timur dan Tengah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman se Provinsi Gorontalo.

Sumber : Humas Gorontalo Prov