Heboh Antraks, Masyarakat Gorontalo Dihimbau Tidak Takut Makan Daging

60DTK – Gorontalo : Ditengah hebohnya kasus antraks yang menyerang puluhan sapi di Kabupaten Gorontalo, Masyarakat Gorontalo dihimbau tidak takut untuk mengkonsumsi daging sapi dan kambing.

Himbauan ini disampaikan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo pada Dialog Interaktif Pro Aspirasi RRI Gorontalo, Selasa (22/1/2019).

Sejak kasus antraks ditemukan di Kabupaten Gorontalo beberapa hari lalu, Dinas Pertanian telah melaksanakan sejumlah tindakan dan antisipasi menyebarnya antraks tersebut.

Diantaranya mengisolir, membatasi lalu lintas ternak, hingga memfaksinasi semua hewan ternak yang ada radius satu kilometer dari tempat ditemukannya antraks tersebut.

Baca Juga : Warga Desa Buhude Heboh Dengan Pencurian Sapi Yang Mengenaskan

Sementara untuk keamanan konsumsi daging, Dinas Pertanian juga sudah melakukan survey lance terhadap seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) dan pasar di Gorontalo. Hasilnya ditemukan, semua daging yang dijual aman untuk dikonsumsi.

“masyarakat tidak perlu takut dan khawatir mengkonsumsi daging, baik daging sapi maupun daging kambing. Tidak perlu dibesar – besarkan. Justru akan meresahkan masyarakat. Kami sampaikan kami sudah melakukan pengambilan sample ke tempat – tempat penjualan daging di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo, dan semuanya aman” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Agustina Kilapong.

Baca Juga : Sawah Dan Ternak Masyarakat Habis Diterjang Banjir

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, kasus antraks ditemukan di Gorontalo tepatnya di desa Bakti Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Selain puluhan sapi yang ditemukan terjangkiti antraks, dua orang juga dilaporkan terjangkiti antraks setelah mengkonsumsi daging sapi.

Satu orang korban hingga hari ini masih dirawat di Rumah Sakit Dunda Limboto. Kondisinya sudah mulai membaik, lukanya sudah mulai sembuh. Meskipun demikian, pihak rumah sakit baru akan memperbolehkan pasien itu untuk pulang jika sudah sembuh total.(rds)

Penulis : Fry