Jadi Khatib Idulfitri, Wagub Ingatkan Hakekat Bulan Ramadan

  • Whatsapp
Jadi Khatib Usai Salat Idulfitri, Wagub Ingatkan Hakekat Bulan Ramadhan
Wagub Gorontalo Idris Rahim bertindak sebagai khatib pada salat Idulfitri di rumah jabatan Wagub, Minggu (24/5/2020). (Foto : Haris/Humas).

60DTK, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1441 hijriah yang berlangsung di rumah jabatannya, Minggu (24/05/2020). Salat Id diikuti oleh kelurga inti dan sejumlah petugas di rumah jabatan Wakil Gubernur.

Seperti biasa, pelaksanaan salat Idulfitri diawali dengan salat dua rakaat. Adapun yang menjadi imam salat Id pada kesempatan itu adalah ustadz Harun Djama.

Bacaan Lainnya

Melalui khutbahnya, Wagub Idris Rahim mengingatkan bahwa hakekat Ibadah Ramadan ialah menciptakan insan yang bertakwa. Menurutnya, setiap umat Islam dikatakan bertakwa jika senantiasa takut kepada Allah SWT, melaksanakan ajaran Al-Quran dan Hadits, serta ridha pada ketentuan Maha Pencipta.

“Kita berdoa semoga seluruh amaliyah ramadan diterima Allah SWT, dan kita tergolong orang yang bertakwa,” imbuhnya.

Idris juga mengajak umat Islam khususnya yang ada di Gorontalo agar mengisi hari-hari setelah Ramadan dengan berbagai amal kebajikan, lebih mementingkan kebersihan hati dan jiwa, mencintai sesama dengan ikhlas, serta saling tolong menolong dalam kebajikan dan ketakwaan.

Ia berharap supaya ibadah yang telah dilaksanakan selama sebulan penuh, senantiasa dijaga bahkan ditingkatkan meskipun di luar bulan Ramadan.

“Bulan Ramadan telah melatih kita untuk beribadah dan menjaga hawa nafsu guna mencapai pribadi yang bertakwa. Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan mendatang,” harapnya.

Pada kesempatan itu pula, Ia mengajak masyarakat Gorontalo untuk menerapkan hidup disiplin dengan mentaati dan menerapkan protokol kesehatan. Hal itu tidak terlepas dari kondisi Gorontalo yang saat ini yang tengah dilanda wabah covid-19.

“Wabah covid-19 harus kita jadikan sebagai sarana introspeksi diri sejauh mana kita bertakwa kepada Allah SWT dengan mengimplementasikan perintah-NYA dalam kehidupan sehari-hari,” tukas Idris. (adv)

Penulis: Andrianto Sanga

Pos terkait