‘Jati Diri’ jadi Pilar Pembentukan Provinsi Gorontalo

60DTK – KABGOR: Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengungkapkan, jati diri orang Gorontalo menjadi salah satu pilar pembentukan Provinsi Gorontalo.

Hal itu disampaikannya usai dialog Live Steaming dengan tema “Melawan Lupa” 20th Deklarasi Pembentukan Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa (07/01/2020).

Baca Juga : Lantunan Suara Dzikir Ikut Meriahkan Rangkaian HUT Provinsi Gorontalo

“Yang ke empat adalah kita menjadi provinsi itu dalam rangka membangun jati diri sebagai orang Gorontalo”, kata Nelson.

Nelson mengakui, proses perjuangan pemerintah serta masyarakat dalam membangun daerah Gorontalo menjadi satu Provinsi tidaklah muda, dan penuh dengan berbagai tantangan.

Baca Juga : Peringatan Hut Provinsi Gorontalo Jadi Ajang Berbenah Untuk Gorontalo Kedepan

“Yang pada akhirnya daerah Gorontalo menjadi provinsi, dibangun dari pembentukan jati diri, serta melakukan kolaborasi dengan orang luar Gorontalo maupun orang yang tinggal di Gorontalo itu sendiri”, ujar Nelson.

Nelson menambahkan, dari segi budaya, perilaku maupun bahasa, selalu didorong dari sebelum Gorontalo menjadi satu provinsi sampai dengan saat ini.

Baca Juga : Persiapan HUT Provinsi Gorontalo, Berikut Rangkaian Kegiatannya

“Maka budaya, perilaku, ornamen, bahasa yang menjadi milik kita itu harus kita dorong. Alhamdulillah sampai dengan hari ini”, tambahnya.

Sejalan dengan dialog di atas, Nelson meminta kepada seluruh masyarakat agar lebih membenahi berbagai hal yang sudah dibentuk sebelumnya.

Baca Juga : Hari Ibu Di Provinsi Gorontalo, Dirangkaikan Dengan HUT DWP

“Bebagai hal itu sudah kita lakukan. Tapi masih satu yang harus kita benahi, adalah perilaku kita, karakter kita bagaimana menjadikan semangat membangun daerah”, pinta Nelson.

Atas nama Pemerintah Daerah, Nelson berharap untuk kedepannya Provinsi Gorontalo harus mengevaluasi dan membuat green strategi di 20th tahun Provinsi Gorontalo.

Baca Juga : Momentum Hut Ke-19 Provinsi Gorontalo Sebagai Energi Positif Mendorong Performa Kerja

“Setelah 20th ini, menjadi titik awal kita mengevaluasi Gorontalo menjadi provinsi sekaligus membuat green strategi. Gorontalo 20th kedepan mau kemana, sumber daya manusia harus bagaimana, fasilitasnya bagaimana”, lanjutnya.

“Gorontalo ini kemiskinannya tinggal berapa, pengangguran bagaimana, lahir jendral berapa orang. Itu harus dirancang oleh kita, dan itu butuh kolaborasi antar provinsi dan kabupaten kota”, tandas Nelson. (adv)

Pewarta: Usman Dai
Editor: Kasim Amir