Jelang Hari H Pilkada, Dandim 1314: Tidak Ada yang Memihak Tetap Netral

  • Whatsapp
Dandim 1314 Gorontalo Utara, Firstya Andrean Gitrias
Dandim 1314 Gorontalo Utara, Firstya Andrean Gitrias Memberikan Arahan Pada Apel Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Tahapan Masa Tenang, Pemungutan Suara Dan Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Gorontalo Tahun 2020, Kamis (03/12/2020). Foto: Anggota Kodim 1314 Gorut

60DTK, Gorontalo Utara – Komandan Kodim 1314 Gorontalo Utara, Firstya Andrean Gitrias melakukan apel Kesiapsiagaan operasi pasukan Kodim 1314 Gorontalo Utara dalam menghadapi tahapan masa tenang, pemungutan suara dan penghitungan suara Pilkada Kabupaten Gorontalo Tahun 2020.

Hal ini dilakukan, karena memang Kabupaten Gorontalo masih berada di bawah naungan Komando Distrik Militer (Kodim) 1314 Gorontalo Utara ini. Sehingga, seluruh prajurit Kodim di persiapkan untuk menghadapi Hari H Pilkada 9 Desember akan datang.

Dalam rangka persiapan pilkada yang kurang menghitung hari ini, Dandim 1314 Gorontalo Utara, Firstya Andrean Gitrias menegaskan kepada seluruh anggotanya, untuk tidak memihak. Semuanya harus netral, tidak boleh ada yang terprovokasi oleh orang lain.

“Tidak ada yang memihak, dan lain-lain, tetap netral. Jangan terjebak maupun terprovokasi karena hubungan kekerabatan. Semuanya harus ingat, saat ini kita semua TNI, terikat aturan hukum dalam Pilkada wajib netra,” tegas Andrean saat dikonfirmasi, Sabtu (05/12/2020).

Baca Juga: Dansatgas TMMD Fasilitasi Tempat Belajar Online Untuk Siswa Dan Mahasiswa

Belum lagi, mulai  6 Desember kata Andrean, itu sudah masuk tahap pelaksanaan minggu tenang. Sehingga,  kegiatan dari pasukannya adalah melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Kita hanya membantu Polri dan pelaksanaannya. Jangan terlibat langsung dalam hal ini yang bisa diputar balikkan fakta dan provokasi bahwa TNI tidak netral,” sambungnya.

Berikutnya, memasuki tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara. Dandim Gorut itu juga mengatakan, nantinya akan ada pembagian tempat penugasan yang bersifat mobile maupun statis.

“Akan ada yang Pam TPS dan ada yg sebagai pasukan cadangan di Makoramil. Dan Semuanya bertindak atas dasar perintah Komando,” tutup Andrean

 

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait