Jenderal TNI Gadungan Tipu Puluhan Warga Gorontalo Hingga Ratusan Juta

0

60DTK – Gorontalo : Alun Mubarroq terbata – bata ketika dicecar pertanyaan dari para intel kodim 1304 Gorontalo. Wajahnya terlihat lesu dengan bola mata sedikit berair. Sesekali ia berusaha menjawab berbagai pertanyaan – pertanyaan itu dengan jawaban yang berbelit – belit.

“Saya hanya bilang sebagai jenderal manager, tapi masyarakat yang anggap saya sebagai jenderal TNI” begitu kilahnya.

Ya,,, Pria berbadan tegap asal kendari itu, diringkus intel kodim 1304 Gorontalo karena mengaku sebagai Mayor Jenderal Koppasus. Awalnya ia tidak mau mengakui kalau dirinya mengaku ngaku sebagai jenderal berbintang 2. Tetapi setelah pihak kodim menemukan pakaian TNI barulah dirinya mengakui perbuatannya itu.

“saya pakai ini belum ada setahun. Nanti sudah jalan ini di urusan Amanah ini. Bukan bermaksud menakuti orang, Ini saya beli di makassar. Saya disini kan kebetulan ada issue pencarian barang antik, nah saya ikut terlibat disitu, harus cari – cari barang pedang samurai” kata Alun Mubarroq, Selasa (18/9/2018)

Selama melakukan aksinya sebagai jenderal gadungan di Gorontalo, Alun berhasil menipu 45 orang warga Gorontalo. Uang ratusan juta juga sudah habis untuk keperluan Alun selama 3 bulan di daerah ini.

Selama di Gorontalo alun telah menipu puluhan warga dengan cara mengajak mereka untuk membangun kantor organisasi Amanah. Organisasi ini bergerak pada penuntasan aset – aset negara. Nunung Katili merupakan salah satu warga yang berhasil dibohongi oleh Alun.

Kepada wartawan, warga kelurahan Buladu Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo itu mengaku sudah mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah. Uangi itu digunakan untuk membangun kantor Amanah maupun keperluan Alun.

“saya yang biaya banyak pak. Kalau mo hitung sudah lebih dari 100 juta lebih. Karena kantor itu saya biayai, alat – alat kantor semua saya yang beli sampai dengan tinta, kertas – kertas saya yang beli. Katanya untuk mempercepat kantor ini” ungkap Nunung Katili,

Jenderal gadungan itu, berhasil ringkus intel kodim diwilayah suwawa Kabupaten Bone Bolango. Saat diringkus dirinya sudah bersiap – siap meninggalkan Gorontalo. Pihak kodim bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Hanya berselang beberapa jam setelah mendapat laporan, Alun berhasil diringkus.

“Dia bukan anggota TNI, dia sudah 3 bulan berada disini, untuk melaksanakan penipuan kepada masyarakat. Menurut pengakuaannya dia datang kesini ditelpon oleh orang di buladu untuk beroperasi disini” tegas Kepala Penerangan Korem Kapenrem 133/Nani Wartabone Mayor Infrantri Fathan Ali

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan Alun, pihak kodim menemukan barang bukti berupa atribut TNI, berkas – berkas yang digunakan untuk menipu warga, printer, laptop serta foto – foto Alun yang sedang menggunakan pakaian TNI. Saat iin alun sementara diamankan di Kodim 1304 Gorontalo.(rds)

Tinggalkan Balasan