Kesiapsiagaan Bencana Diminta Perkuat Koordinasi

60DTK, Gorontalo –  Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meminta seluruh instasi dan organisasi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi dalam rangka kesiapsiagaan bencana.

“Tadi saya melihat alat untuk menangani bencana sudah sangat memadai. Sekarang tinggal memperkuat koordinasi dan sinergitas antara seluruh instansi terkait agar upaya antisipasi maupun penanganan bencana lebih komprehensif,” ujar Idris.

Idris berharap seluruh instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrim yang dapat memicu timbulnya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Menurutnya upaya mitigasi bencana harus dilakukan secara terpadu sehingga dapat meminimalisir kerugian akibat bencana, baik korban jiwa maupun harta benda.

Kesiapsiagaan Bencana Diminta Perkuat Koordinasi
Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kedua kiri) idampingi Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi (ketiga kiri) meninjau kesiapan alat penanganan bencana usai apel gelar kesiapsiagaan bencana di halaman Markas Polda Gorontalo, Rabu (24/3/2021). Foto: Haris.

Sementara itu Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi yang bertindak sebagai pembina apel saat membacakan arahan Kapolda Gorontalo mengatakan, berdasarkan rilis BMKG bahwa pada bulan April ini diprediksi intensitas curah hujan sangat tinggi disertai angin kencang sehinggi memungkinkan terjadinya bencana alam banjir maupun tanah longsor.

“Sehingga itu diperlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari kita semua selaku pengemban fungsi tanggap bencana alam untuk mengantisipasi setiap kejadian bencana yang timbul,” jelas Pudji.

Ia berharap dalam rangka penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Gorontalo seluruh instansi terkait selalu melakukan deteksi dini terhadap setiap perkembangan perubahan iklim dengan berkoordinasi dengan BMKG, serta melakukan pemetaan wilayah bencana secara terperinci dan langkah-langkah antisipasinya.

Ia juga meminta sosialisasi tanggap bencana terus dilakukan kepada masyarakat dengan mengedepankan peran tiga pilar, yaitu kepala desa, Babinsa, dan Bhabimkamtibmas.

“Tingkatkan kerja sama guna memperkokoh sinergitas antar instansi pengemban tanggap bencana. Laksanakan tugas ini secara tulus dan ikhlas, serta jadikan sebagai ladang ibadah sehingga menjadi amal kita dihadapan Allah SWT,” tukas Pudji. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles