Kiat Sukses Omart Cokroaminoto saat Meraih Juara Retail Hijau di Festival Hijau

60DTK – Gorontalo: Omart Cokroaminoto berhasil meraih juara 1 dalam perlombaan retail hijau yang dilaksanakan oleh Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Gorontalo (23/11). Lomba retail hijau ini sudah yang ke delapan kali dilaksanakan dalam perayaan Festival Hijau. Festival Hijau sendiri dilaksanakan untuk mendukung setiap retail hijau yang merupakan bagian dari rencana FKH untuk mendukung Kota Gorontalo menjadi hijau.

Omart sendiri menurut pengakuan dari Ahmad Yusuf selaku manajer dari Omart Cokroaminoto, tak menyangka bahwa pihaknya akan menang dalam perlombaan tersebut. Menurutnya, terlalu dini untuk menang, karena banyak pesaing besar seperti retail lainnya Alfamart dan Indomart misalnya.

Ahmad Yusuf selaku manajer Omart Cokroaminoto saat menerima piagam penghargaan setelah memenangkan lomba retail hijau yang diselenggarakan oleh FKH. Foto: Zulkifli M.

“Awalnya tidak kepikiran untuk juara dalam perlombaan ini, tapi setelah mendengar pengumuman tiba-tiba kami juara. Syukur alhamdulillah juga, meskipun kami sebagai pendatang baru, kami berhasil meraih juara 1 di lomba retail hijau. Padahal banyak saingan besar, boleh dibilang raksasa dalam hal perlombaan retail hijau,” kata Ahmad kepada wartawan 60dtk.com ketika diwawancarai di outlet Omart Cokroaminoto, Sabtu (23/11/2019).

Ahmad juga menjelaskan, tujuan Omart sendiri berdiri dari awalnya mendukung ruang-ruang terbuka hijau, sama seperti dalam persyaratan yang ada dalam perlombaan retail hijau.

“Tidak ada kesulitan dalam syarat perlombaan, karena sejak awal kami memiliki taman dan mempertahankan ruang-ruang hijau. Karena konsep Omart harus memiliki konsep ruang terbuka hijau.  Karena taman dan ruang terbuka hijau memang harus disediakan sejak awal Omart beroperasi. Dan Itu yang menjadi kunci sukes Omart dalam meraih juara 1 di lomba retail hijau,” urainya.

Selain mempertahankan dan mengadakan ruang-ruang hijau, kunci sukses Omart lainnya dalam mendapatkan juara, kata Ahmad, pihaknya melalui outlet Omart Cokroaminoto ini mulai menerapkan kantong belanjaan yang ramah lingkungan, begitupun dengan karyawan Omart diwajibkan membawa botol minum sendiri menggantikan botol minum berbahan dasar plastik yang sekali pakai.

“Semua syarat dari panitia bisa kami penuhi dan kami adakan, seperti pengadaan tas belanja yang ramah lingkungan artinya non plastik, pengadaan botol minum untuk karyawan dan untuk dijual pula.”

Tanaman yang berada dilantai tiga Omart ini terus dijaga dan dirawat oleh pihak Omart Cokroaminoto. Foto: Zulkifli M.

Meskipun masih dalam taraf pemenuhan lomba, ke depannya Ahmad juga berharap akan merencanakan pengurangan tas belajaan dari plastik, begitu juga dengan botol plastik. “Jika tas plastik dan botol plastik dipertahankan terus menerus akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.”

Selain itu, ia juga mengatakan, menangnya Omart dalam lomba kali ini agar supaya bisa memicu retail-retail besar lain agar mendukung konsep Kota Gorontalo yang hijau melalui retail mereka.

“Menurut saya perlombaan ini sangat penting bagi Omart sendiri dan bagi outlet lain atau retail lain, biar terpacu semangatnya untuk bersaing di perlombaan yang akan datang. Dan ini tak menjadi masalah buat kami, karena bersaingnya di hal-hal yang baik dan untuk kepentingan bersama,” katanya.

Kata Ahmad juga, ke depan nanti kami merencanakan pengembangan taman di outlet ini, akan kami perbaharui lagi. Baik dari segi kuantitas tanaman dan bunga serta ruang terbuka hijau yang ada.

“Ini pertama kali kami ikut dan juara. Jadi semoga ke depan nanti kami terus mempertahankan apa yang telah ada, serta rencana menyediakan kantong belanjaan ramah lingkungan dan mengganti botol plastik sekali pakai yang akan kami rencanakan ke depan.”

Harapannya dengan mempertahankan ruang-ruang terbuka hijau sebagai rancangan mendukung Kota Gorontalo menuju kota hijau merupakan  bagian sumbangsi kami bagi Kota Gorontalo. Karena kalau kita meninggalkan ruang-ruang hijau ini akan berpengaruh pada lingkungan sekitar juga.

“Bicara sumbangsi untuk Kota Hijau sendiri sudah mulai kami rencanakan untuk menanam pohon di depan outlet, fungsinya sebagai pohon pelindung. Ini juga sumbangsi kami untuk terus mendukung kerja-kerja pemerintah dalam menjalankan program kota hijau,” tutupnya dalam akhir wawancara.

Penulis: Zulkifli M.

Comments are closed.