60DTK.COM – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan kunjungan kerja perdana ke Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (22/9/2026), dengan menyalurkan bantuan bagi warga dan meninjau proyek pembangunan SMA 1 Pinogu.
Didampingi Sekda Provinsi Sofian Ibrahim, pimpinan OPD dan unsur Forkopimda, Gubernur menempuh perjalanan dengan menumpang motor ojek milik warga setempat.
Kedatangan Gubernur disambut Camat Pinogu Ramdan Mile dan pemangku adat melalui prosesi adat Mopotilolo, sebagai sambutan bagi pejabat yang baru pertama kali datang ke daerah tersebut. Warga dan para siswa tampak antusias berdiri di sepanjang jalan menyambut orang nomor satu di Gorontalo itu.
Kunjungan ke wilayah paling terisolir di Gorontalo itu menjadi yang pertama bagi Gusnar. Ia tercatat sebagai gubernur kedua yang pernah berkunjung ke Pinogu setelah Rusli Habibie. Perbedaannya, Rusli datang menggunakan helikopter, sementara Gusnar memilih jalur darat dengan ojek warga.
“Gubernur datang ke sini, tadinya disarankan untuk naik helikopter supaya langsung turun di sini dan langsung meninjau. Saran itu saya tolak. Saya bilang kalau pakai helikopter saya tidak bisa merasakan kesulitan warga. Lebih bagus kita lewat darat supaya bisa hitung berapa panjang jalan dan jembatan yang sulit dilewati itu,” kata Gusnar disambut tepuk tangan warga.
Kecamatan Pinogu dikenal sebagai daerah terdalam karena harus melewati Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Tidak ada akses kendaraan roda empat, hanya jalan setapak di perbukitan dan hutan yang menjadi jalur warga.
Perjalanan menuju Pinogu dengan roda dua memakan waktu sekitar empat hingga lima jam saat musim kemarau. Kondisi akan jauh lebih berat saat musim hujan, di mana kontur tanah yang lunak membuat motor trail warga sulit melintas.
Rombongan Gubernur singgah pertama di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, yang disebut warga sebagai Sabua 4 atau pondok 4. Lokasi itu menjadi titik akhir Kecamatan Suwawa Timur sekaligus batas akhir jalan rabat beton sebelum memasuki kawasan TNBNW.
“Saya menyebut perjalanan ini tiga etape. Etape pertama cukup sulit, kedua sulit, ketiga sulit sekali,” canda Gusnar saat tiba di Jembatan Pohulongo, Kecamatan Pinogu.
Di ujung jembatan gantung tersebut hanya terdapat satu rumah warga yang dihuni pasangan suami istri paruh baya. Gusnar menyempatkan bertamu, dan disuguhi kopi Pinogu asli oleh tuan rumah untuk melepas lelah bersama pimpinan OPD.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur tidak datang dengan tangan kosong. Selain meninjau proyek pembangunan fasilitas SMA 1 Pinogu senilai Rp2,7 miliar, ia juga menyerahkan bantuan alat olahraga dan tas untuk siswa.
Di perkampungan warga, Gubernur menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah bagi 329 Kepala Keluarga, bantuan ikan tuna dan cakalang sebanyak 100 kilogram, serta pelayanan kesehatan gratis dengan menghadirkan dokter spesialis. (adv)
