Maksimalkan Proses Belajar Mengajar, Pemda Gorut Fasilitasi Wifi Gratis

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin Sedang Menyapa Anak-anak, di Masjid Darussalam, Desa Molinggapoto, Kecamatan Kwandang, Jumat (23/10/2020). Foto: Istimewa

60DTK, Gorontalo Utara – Proses belajar mengajar saat ini, dialihkan Dalam Jaringan (Daring) untuk menghindari penyebaran pandemi Covid-19. Pada proses belajar online ini, diharuskan bagi setiap siswa memiliki Gawai Android dan jaringan data, agar bisa mengikuti proses belajar secara Daring tersebut . Namun, di setiap daerah tentu tidak semua masyarakatnya memiliki fasilitas yang dianjurkan, apalagi dengan kondisi ekonomi serta tempat tinggal yang belum bisa menjangkau internet.

Mengatasi hal itu, Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, akan memberikan fasilitas Wifi secara Gratis agar proses belajar mengajar siswa bisa kembali berjalan dengan baik.

Baca Juga: Indra Yasin Apresiasi Pembangunan Rumah Sejahtera Oleh Baznas

“Dalam waktu dekat saya akan memanggil OPD yang terkait untuk bisa sama-sama, mengingat banyak siswa yang berasal dari keluarga kategori ekonomi lemah tidak memiliki telepon seluler atau Android. Paling tidak Pemda harus menyiapkan spot-spot tertentu untuk memfasilitasi Wifi gratis kepada anak-anak ini,” jelas Indra usai bercengkerama dengan anak – anak, di depan Masjid Darussalam, Desa Molinggapoto, Kecamatan Kwandang, Jumat (23/10/2020).

Sebelumnya, pemerintah telah mengambil kebijakan yakni setiap guru wajib datang ke rumah para siswa. Namun hal itu tidak efektif, dikarenakan kondisi jalan yang cukup sulit untuk dilalui.

“Namun hal itu tidak berjalan baik, mengingat kondisi geografis yang cukup membuat para guru mengalami hambatan, bahkan ada rumah siswa yang menyeberang laut,” sambungnya.

Baca Juga: Tahun Depan, Jalan Di Kecamatan Ponelo Mulai Dikerjakan

Ke depan, diharapkan Dinas Pendidikan untuk bisa berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Utara untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Sebab, menurutnya, pendidikan ini sangatlah penting bagi masa depan mereka.

“Melalui program Desa Digital, kita akan berupaya sentuh untuk mengurai kendala ini. Sudah saatnya anak-anak sekolah ini, bisa menikmati kemudahan mengikuti pembelajaran,” pungkasnya. (adv)

 

 

Pewarta: Usman Dai