Manisnya Keripik Pisang Tak Semanis Hidupku, Sekelumit Kisah Si Kecil Sinta

60DTK, Gorontalo – Kerasnya kehidupan memaksa setiap orang menempa berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. Kadang, mengiyakan hal-hal yang di luar kebiasaan orang pada umumnya. Tak heran, ada orang tua menjadikan anaknya yang masih di bawah umur untuk membantu perekonomian keluarga.

Sebut saja Sinta. Anak kecil yang masih duduk di bangku kelas 4 SD itu, setiap harinya selalu membantu ke dua orang tuanya, dengan menjajakan keripik pisang buatan ibunya, ke pelanggan rumah-rumah makan yang ada di sekitaran jalan Jend. Sudirman, Kota Gorontalo.

“Kerepek 5 Ribu, ti om tidak ba beli?,” tanya anak kecil itu sambil menawarkan jualnya, Jumat (28/08/2020).

Baca Juga: Para Santri Ini Tetap Berkreasi Meski Masa Pandemi, Mau Tau Hasilnya?

Siapa yang tidak tega, mendengar suara kecil yang meminta agar dagangannya untuk dibeli? Sinta harus menjalani hari-harinya seperti itu. Anak seusianya seharusnya bermain bersama teman sebayanya, justrru harus membantu ke dua orang tuanya mencari nafkah.

“Saya punya nama Sinta, saya masih kelas empat SD, ini (keripik) ti mama punya, ti mama ada suruh ba jual ini saya, ti mama olo (juga) ada ba jual dijalan” ucap Sinta saat ditanyai oleh awak media.

Sinta juga mengaku setiap hari, sejak pagi ia sudah menjual keripik buatan ibunya dari satu warung ke warung lainnya. Bahkan jika keripik yang ia jual belum habis, bisa sampai larut malam ia belum pulang.

Memang tak bisa dipungkiri, sejak adanya Pandemi Covid-19, membuat orang-orang yang ada di Gorontalo bahkan secara Global itu mengalami penurunan ekonomi. Sehingga dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari berbagai cara akan dilakukan.

 

 

Pewarta: Hendra Setiawan