Marten : Saya Sudah Laksanakan Amanat Negara Hari Ini

60DTK-GORONTALO – Ratusan ribu masyarakat Gorontalo sejak pagi tadi berbondong – bondong menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya dan ikut serta dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang serentak dilaksanakan hari ini, Rabu (17/04/2019).

Bahkan Wali Kota Gorontlo, Marten Taha juga terlihat tengah memilih di TPS 3 Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah hari ini juga sebagai warga negara yang punya hak untuk menentukan pilihan, saya sudah menggunakan hak itu bersama keluarga. Saya sudah melaksanakan apa yang menjadi amanat dari negara,” ujar Marten saat diwawancarai awak media.

Baca juga : Bingung, Beberapa Peserta Pemilih Tak Tahu Lagi Cara Melipat Kembali Kertas Suara

Marten melanjutkan, “Hari ini kita bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke melaksanakan suatu pesta demokrasi yang tentunya ini adalah hajatan besar yang akan menentukan kelangsungan kehidupan bangsa dan negara 5 tahun yang akan datang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marten juga turut menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat Kota Gorontalo yang sudah berhak untuk memilih dan punya C6, baik yang masuk kategori Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb), maupun Daftar Pemilih Khusus (DPK) untuk datang ke TPS menggunakan haknya masing – masing.

“Saya imbau seluruh masyarakat Kota Gorontalo untuk datang ke TPS untuk menyerukan aspirasinya dan memilih Presiden Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, maupun anggota DPRD kabupaten/kota,” imbau Marten.

Marten pun berharap, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara yang saat ini sementara berlangsung di 544 TPS di seluruh wilayah Kota Gorontalo dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan sukses.

“Saya harap proses pemungutan maupun penghitungan suara di 544 TPS Kota Gorontalo dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan sukses, serta dapat dilaksanakan dengan sebaik – baiknya sesuai dengan harapan masyarakat Kota Gorontalo,” tukas Marten mantap.

 

 

Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.