Melalui Program Padat Karya, Gorontalo Utara Dapat Jatah Lahan 350 Hektar

Suasana Rapat Pembahasan Program Padat Karya. Wakil Bupati Thariq Modanggu Bersama BPDAS Bone Bolango dan juga Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo, berlangsung di Kantor Bupati Gorut, Selasa (18/08/2020). Foto: Humas

60DTK, Gorontalo Utara – Lewat Program Padat Karya, Gorontalo Utara mendapat jatah lahan sebesar 350 Hektar untuk dijadikan Hutan Manggrove.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu usai melakukan pertemuan dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Bolango bersama dengan Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo yang membahas tentang mekanisme program penanaman Hutan Manggrove, berlangsung diruang kerja Wakil Bupati Gorontalo Utara, Selasa (18/08/2020).

Baca Juga: Ridwan Yasin Kecewa Perbaikan Tempat Karantina Pasien Covid Belum Selesai

“Program padat karya ini segera dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan juga daya beli masyarakat yang ada di Gorontalo Utara juga memperbaiki ekosistem yang ada,” jelas Thariq.

Thariq juga mengatakan, program ini nantinya akan melibatkan seluruh masyarakat tani dan nelayan, yang terbagi di 6 kecamatan yang ada di Gorontalo Utara.

Baca Juga: Pemda Gorut Merespon Keluhan Warga Ponelo Kepulauan Tentang Jalan

“6 kecamatan yang ada di Gorontalo Utara, yakni Kecamatan Tolinggula, Biau, Monano, Anggrek, Tomilito, dan Atinggola,” tegasnya.

Lebih lanjut Thariq menegaskan, di sisi lain juga, masyarakat yang mengelolanya akan mendapatkan upah yang kisarannya antara 100-150 Ribu/hari.

“Masyarakat akan mendapatkan upah 100-150 Ribu/hari. Bahan-bahannya juga itu dibeli oleh masyarakat, bibit di tanam juga oleh masyarakat dan nantinya akan ada pendampingan,” tutupnya. (adv)

 

 

 

Pewarta: Usman Dai